Pasien Sembuh Terus Meningkat Mencapai 2.139.601 Orang


Jakarta, Jendelaindo - Perkembangan penanganan pandemi COVID-19 per 13 Juli 2021 secara nasional, angka kesembuhan harian terus bertambah sebesar 20.123 orang per hari. Adanya penambahan hari ini meningkatkan angka kumulatif kesembuhan hingga melebihi angka 2,1 juta orang sembuh atau tepatnya 2.139.601 orang (81,8%). 


Sejalan itu, penerima vaksin pertama terus bertambah dan hari ini sebanyak 546.416 orang dengan totalnya melebihi 36 juta orang atau 36.914.607 orang. Sedangkan yang menerima vaksinasi kedua juga meningkat melebihi 15 juta orang atau angka tepatnya 15.190.998 orang termasuk tambahan hari ini sebanyak 154.530 orang. Untuk target sasaran vaksinasi berada di angka 208.265.720 orang. 


Meski demikian, kasus aktif atau pasien positif yang masih membutuhkan perawatan medis, bertambah 26.912 kasus dan totalnya mencapai 407.709 kasus (15,6%). Pada pasien terkonfirmasi positif (RT-PCR/TCM dan rapid antigen), bertambah sebanyak 47.899 kasus dan kumulatifnya, atau jumlah pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga hari ini, mencapai 2.615.529 kasus. 


Sementara, pasien meninggal juga bertambah lagi sebanyak 864 kasus dan kumulatifnya mencapai 68.219 kasus (2,6%). Selain itu, dari hasil uji laboratorium per hari, spesimen selesai diperiksa (RT-PCR/TCM dan rapid test antigen) per hari sebanyak 227.083 spesimen dengan jumlah suspek sebanyak 181.043 kasus.


Lebih lanjut, melihat perkembangan penanganan per provinsi, terdapat lima provinsi menambahkan pasien sembuh harian tertinggi.


Provinsi DKI Jakarta yang tertinggi harian menambahkan 4.571 orang sembuh dan kumulatifnya juga tertinggi sebanyak 589.452 orang, diikuti Jawa Barat menambahkan 4.170 orang dan kumulatifnya 364.822 orang, Jawa Tengah menambahkan 2.433 orang dan kumulatifnya 232.893 orang, Jawa Timur menambahkan 2.131 orang dan kumulatifnya 166.958 orang serta Banten menambahkan 986 orang dan kumulatifnya 52.540 orang.


Lalu, pada penambahan kasus terkonfirmasi positif harian terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi. Yakni DKI Jakarta masih tertinggi dengan 12.182 kasus dan kumulatifnya 689.243 kasus, diikuti Jawa Barat menambahkan 7.192 kasus dan kumulatifnya 467.141 kasus, Jawa Timur menambahkan 6.269 kasus dan kumulatifnya 203.372 kasus Banten menambahkan 4.016 kasus dan kumulatifnya 69.592 kasus serta Jawa Tengah menambahkan 3.270 kasus dan kumulatifnya 297.751 kasus.


Selain itu, terdapat 5 provinsi dengan angka kematian tertinggi harian diantaranya tertinggi di Jawa Timur menambahkan 179 kasus dan kumulatifnya 14.435 kasus, Jawa Tengah menambahkan 169 kasus dan kumulatifnya 13.240 orang, Jawa Barat menambahkan 144 kasus dan kumulatifnya 6.760 kasus, DKI Jakarta menambahkan 80 kasus dan kumulatifnya 9.606 kasus serta Kalimantan Timur menambahkan 51 kasus dan kumulatifnya 2.153 kasus.


Disamping itu, hasil uji per hari jejaring laboratorium berbagai wilayah, jumlah kumulatif spesimen selesai diperiksa mencapai 22.133.149 spesimen. Terdiri dari spesimen positif (kumulatif) sebanyak 5.037.783 spesimen dan spesimen negatif (kumulatif) sebanyak 15.415.045 spesimen. Positivity rate spesimen (NAA dan Antigen) harian di angka 39,82% dan positivity rate spesimen mingguan (04 - 10 Juli 2021) di angka 41,46%. Sementara spesimen invalid dan inkonklusiv (per hari) berjumlah 478 spesimen. 


Untuk jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 159.354 orang dan kumulatifnya 14.929.865 orang. Lalu pada hasil terkonfirmasi negatif jumlah kumulatifnya meningkat menjadi 12.314.336 orang termasuk tambahan hari ini sebanyak 111.455 orang. Sementara positivity rate (NAA dan Antigen) orang harian di angka 30,06% dan positivity rate orang mingguan (04 - 10 Juli 2021) di angka 26,59%. Secara sebaran wilayah masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota. 


Jakarta, 13 Juli 2021

Tim Komunikasi Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional


Editor : Jendelaindo News

Lebih baru Lebih lama