JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Pemkot Tegal dan PT KAI Tanda Tangani Berita Acara Penempatan Lokomotif

Tegal,Jendelaindo - Pemerintah Kota Tegal dan PT. KAI menandatangani Berita Acara Penempatan Lokomotif Hidrolik (DH) D 301 03 dalam rangka penataan Kawasan Stasiun Kota Tegal, Kamis, (19/08/2021) di Ruang Rapat Lantai 1 Setda Kota Tegal.

Berita Acara ditandatangani oleh Wali Kota Tegal, H. Dedy Yon Supriyono dan Plt. Eksekutif Vice President PT KAI DAOP IV Semarang, Wisnu Pramudio disaksikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tegal Johardi dan Kepala Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) di Lingkungan Pemkot Tegal.   

“Hari ini kita bersama DAOP IV laksanakan penandatanganan Berita Acara Penempatan Lokomotif Hidrolik (DH) D 301 03  yang ada di Taman Pancasila, akan di pasang di depan stasiun persis ada lokomotifnya,” ucap Wali Kota Tegal.

Dijelaskan oleh Wali Kota bahwa penempatan Lokomotif Hidrolik (DH) D 301 03  yang ada di Taman Pancasila merupakan satu kesatuan yang utuh dengan penataan Alun-alun, tempat parkir, ruas Jl. Kolonel Sudiarto dan wajah Kota Tegal yang lain. Seperti wisata religi Makam Mbah Panggung, Water Leideng, Pantai Alam Indah dengan Song Of The Sea, Kolam Gelombang, Kali Siwatu dengan floating market serta pujasera
“Jadi Taman Pancasila selain ikonnya satu area dengan Alun-alun ini juga sebagai ikonnya stasiun. Jadi ketika penumpang turun ini pertama kali yang dilihat adalah lokomotif kereta api yang model antik tahun 83. Juga diharapkan setelah penempatan ini kita ada pembenahan kerjasama dengan PT KAI yang berkaitan dengan pasar malam, tempat parkir dan juga ruas jalan yang arah Jl. Kolonel Sudiarto. Jadi itu nanti kita harapkan bisa  geser sedikit sehingga bis pariwisata jalan. Kita rencanakan akan bangun untuk parkir bis pariwisata diharapkan dapat terlaksana dengan baik,” jelas Wali Kota.

Sementara itu Plt. Eksekutif Vice President DAOP IV Semarang, Wisnu Pramudio menyampaikan, untuk lokomotif yang akan dipasang adalah jenis hidrolik dan mendukung penataan kawasan Kota Tegal.

“Yang akan dipasang adalah lokomotif jenis disel hidrolik buatan Jerman. Jadi kami dukung karena tujuannya menata kawasan Kota Tegal terkait juga meningkatkan pelayanan penumpang yang naik turun di Stasiun Tegal,” ucap Wisnu.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Eko Setyawan bahwa lokomotif yang ditempatkan adalah aset PT.KAI yang dimanfaatkan secara bersama dengan Pemkot Tegal. 

“Hari ini ada berita acara penempatan, jadi secara aset masih tetap milik PT KAI, hanya memanfatkan secara bersama-sama Taman Pancasila itu oleh PT KAI dan Pemerintah Kota Tegal. Jadi disitu ada dua kepentingan yang muncul yaitu PT KAI dan warga Kota Tegal secara keseluruhan sebagai ruang publik bersama,” ucap Eko.

Red/Sholeh
Lebih baru Lebih lama