JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Pemkot Tegal Distribusikan Bantuan Beras Bagi 60.000 KK

Tegal,Jendelaindo - Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal mendistribusikan bantuan beras kepada 60.000 Kepala Keluarga (KK) terdampak pandemi Corona Virus Disease 19 (Covid-19). Masing-masing KK mendapat 20 kg beras. 

Bantuan tersebut berasal dari APBD II Kota Tegal senilai Rp. 13 miliar. Pendistribusian bantuan beras tersebut diserahkan Wali Kota Tegal, H. Dedy Yon Supriyono 
secara simbolis di empat titik penyaluran beras di empat kecamatan se-Kota Tegal, Jum'at (27/8/2021) dengan menggunakan sepeda motor bersama para staf Ahli Wali Kota, para Asisten Sekda, Kepala OPD di Lingkungan Pemkot Tegal, Camat dan Lurah se-Kota Tegal.

Wali Kota Tegal menyampaikan bahwa Pemkot melalui Dinas Sosial Kota Tegal bekerja sama dengan Bulog sebagai penyedia beras mendistribusikan bantuan beras ke masyarakat terdampak pandemi Covid-19 bagi 60.000 KK se-Kota Tegal.

“Diharapkan bahwa  natinya masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 ini bisa kita bantu, paling tidak bisa meringankan beban dimasa pandemi ini," harap Wali Kota.

Untuk pelaksanaan bantuan beras ini, Dedy Yon Menyampaikan bahwa Pemkot Tegal menganggarkan 13 miliar rupiah. 

“Pemkot Telah menginventarisir melalui kelurahan, RW sampai RT agar bantuan ini benar-benar tepat sasaran. Agar bantuan dari Pemkot Tegal ini betul-betul diserahkan kepada masyarakat yang terdampak  dan betul-betul membutuhkan,” harap Dedy Yon.

Kepala Dinas Sosial Kota Tegal Bajari, menyampaikan bahwa bantuan beras sebanyak 20 kg untuk 60.000 KK ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Wali Kota Tegal terkait pemberian bantuan bagi masyarakat yang kesulitan secara ekonomi sebagai akibat dari pandemi Covid-19.

Bajari menyebutkan masyarakat yang menerima adalah masyarakat yang kesulitan secara ekonomi sebagai akibat terkena dampak pandemi Covid-19 dikurangi yang masyarakat yang bekerja sebagai PNS/TNI/Polri, Anggota Dewan dan masyarakat kategori mampu serta penerima bantuan sosial yang diberikan secara reguler seperti PKH, BPNT, BST, KJS, dan Aslut. 

Kepala Bulog Cabang Pekalongan, Heriswan yang hadir dalam menyaluran secara simbolis bantuan beras tersebut menyampaikan bahwa beras yang digunakan dalam bantuan @20 kg merupakan beras dengan kualitas premium.

Pihaknya menyediakan beras sebanyak 1.200 ton untuk program bantuan dari Pemkot Tegal. 

“Kalau beras yang digunakan untuk bantuan ini adalah kualitas premium, berasnya baru dan langsung disalurkan,” jelas Heriswan.

Heriswan juga menjamin mutu dan kualitas beras bantuan dan apabila ditemukan adanya beras yang tidak sesuai, maka warga dapat langsung melaporkan kepada Bulog.

Heriswan juga berpesan kepada petugas yang membagikan bantuan tersebut, apabila bantuan belum habis dibagikan dalam satu hari, agar memperhatikan penyimpanan beras tersebut, jangan sampai beras terkena rembesan air jika terjadi hujan pada saat disimpan.

Red/Sholeh
Lebih baru Lebih lama