JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Brebes Dukung Pemberantasan Mafia Tanah

Brebes,Jendelaindo - Menyikapi kejahatan pertanahan yang semakin meresahkan masyarakat, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) bekerjasama dengan Polri akan memberantas mafia tanah sampai keakar-akarnya. Penegasan tersebut disampaikan dalam sambutan Menteri ATR/BPN Sofyan A Jalil yang dibacakan Bupati Brebes Idza Priyanti SE MH pada Upacara Peringatan HUT Agraria dan Tata Ruang tingkat Kabupaten Brebes, halaman Kantor ATR/BPN Brebes Jalan Yos Sudarso, Jumat (24/9).

Menteri mengatakan, beberapa kasus besar sudah diungkap, ada yang sudah divonis dan ada juga yang sedang dalam proses hukum. Menteri juga wanti-wanti bagi pegawai Kementerian ATR/BPN  baik   ASN  ataupun PPNPN  jangan sekali-kali menjadi  bagian dari mafia tanah.  

“Saya tidak segan-segan untuk mengambil tindakan tegas bahkan memecat oknum yang terbukti terlibat,” tandas Sofyan.

Sofyan juga mengungkapkan, dalam rangka percepatan PTSL, seluruh Gubernur dan Bupati/ Walikota diminta ikut serta mensukseskan program tersebut melalui bantuan anggaran Pra PTSL kepada Masyarakat yang kurang mampu.

Menanggapi pemberantasan mafia tanah, Kepala ATR/BPN Brebes Juaring Jaka Sulistio berkomitmen turut mendukungnya. Sehingga tidak ada lagi diskriminasi terhadap pelayanan pertanahan. 

Kata Juaring, permasalahan tanah di Brebes juga ada, gerakan gerakan dari kasus status tanah Siti Aminah misalnya, sudah ditangani dengan baik atas kerja sama antara kantor pertanahan, polres dan kejaksaan Brebes untuk memberantas mafia tanah.

Jajaran kantor Pertanahan Brebes juga memandang momentum HUT Hari Agraria akan menambah dewasa, profesional, terpercaya, untuk melayani kegiatan pertanahan di masyarakat. 

Out put dari kegiatan tersebut, lanjutnya, menjadi nilai tambah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Masyarakat yang terlayani akan mendapatkan akses permodalan selain adanya kepastian hukum

Di Kabupaten Brebes, untuk 2021 target atas amanat APBD dan APBN sebanyak 95 ribu bidang tanah dan terus dipacu untuk diselesaikan. Ditargetkan sampai tahun 2025 seluruh tanah di Kabupaten Brebes sudah tersertifikasi dengan asumsi setiap tahun diselesaikan 135 ribu bidang tanah.

Tampak hadir mengikuti upacara, Asisten Sekda bidang Pemerintahan Apriyanto Sudarmoko, Asisten Sekda bidang Administrasi Yuta Sugihyarti, Kepala Dinperwaskim Sutaryono, Ketua Baznas H Abdul Haris dan tamu undangan lainya. 

Wartawan : Krisna
Lebih baru Lebih lama