JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Bupati Ajak Guru, Sukseskan Vaksinasi

Brebes,Jendelaindo - Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH mengajak seluruh guru di Kabupaten Brebes untuk turut mensukseskan vaksinasi. Selain menjadi pelopor vaksinasi, juga agar melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar mau mengikuti vaksin. 

Ajakan tersebut disampaikan Bupati saat rapat koordinasi (Rakor) Persiapan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) di Hotel Anggraeni Jatibarang, Kamis (2/9).

Menurut Idza, masyarakat masih banyak yang enggan mengikuti vaksin karena kurangnya edukasi dan termakan hoaks. Untuk itu, dibutuhkan sosialisasi dan edukasi yang masif. Guru sebagai sosok yang digugu dan ditiru perlu menjadi contoh dan semaksimal mengajak mereka yang belum memahami arti pentingnya vaksinasi agar mau vaksin.

“Kalau vaksinasi sudah gencar, dan cakupannya sudah meluas, pandemi covid-19 di Brebes akan segera turun, dan Insya Allah corona akan hilang dengan cepat,” ungkap Idza.

Para pendidik harus menjadi contoh tentang pemahaman protokol kesehatan dilingkungannya masing-masing. Dari lingkup keluarga, RT, RW, desa, hingga kecamatan dan kabupaten. Seluruh guru harus memberi contoh vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan, maka warga masyarakat yang lain pun akan mengikutinya. 

Idza menceritakan kalau Kabupaten Brebes masih berada di level 3 sejak pemberlakuan PPKM darurat. Sudah ditambah satu setengah bulan juga belum turun levelnya meskipun sudah di zona Kuning.

Kata Idza, selama ini vaksinasi telah menyasar ke pejabat publik,  ASN, pendidik, pelaku ekonomi, pedagang, dan buruh. Sekarang sasarannya lansia, bumil, dan penyandang  disabilitas. 

“Nah para kepala sekolah dan seluruh guru, saatnya membaktikan diri dengan mengajak keluarga lansia, pra lansia, usia diatas 50 untuk vaksin pada Jumat dan Sabtu di puskesmas terdekat,” ajak Idza.

Di Kabupaten Brebes sebanyak 160 ribu lansia menjadi sasaran vaksinasi. Untuk itu, uluran tangan dari Bapak Ibu guru akan sangat membantu percepatan capaian vaksinasi bagi lansia di Kabupaten Brebes.

Dalam Rakor tersebut Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Sutrisno menjabarkan kalau Pemberlakuan PTMT di Kabupaten Brebes akan dilaksanakan pada 6 September mendatang. Seluruh Kepala Sekolah sudah menyiapkan segala sesuatu yang dipersyaratan dalam PTMT. Serta perlunya dukungan dari orang tua siswa dalam pelaksanaan PTMT.

Wartawan : Krisna
Lebih baru Lebih lama