JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Sadis! Mata Bocah 6 Tahun di Gowa Dicungkil Oleh Orang Tuanya


Sulawesi, Jendelaindo - Kepolisian Resor (Polres) Gowa masih terus menyelidiki dan mendalami kasus kekerasan fisik terhadap anak perempuan berusia 6 tahun yang dilakukan oleh orang tua kandung di Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel).


Korban berinisial AP mendapatkan kekerasan fisik dari kedua orang tuanya bersama paman dan kakeknya dengan cara berusaha mencungkil mata kanan anak malang tersebut, Rabu (1/9/2021).


Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E. Zulpan, mengatakan turut prihatin dengan kejadian itu.


Dia menyebutkan, aksi sadis tersebut dilakukan orang tua AP diduga karena pengaruh halusinasi bahwa di dalam tubuh korban terdapat penyakit yang harus dikeluarkan dengan cara dicongkel pada bagian matanya.


Dalam kasus ini, polisi telah mengamankan kedua orang tua AP, yakni TAU (47) dan HAS (43) serta paman dan kakek korban masing-masing Us (44) dan Bar (70).


"Polisi juga sudah memeriksa empat orang saksi," ungkap Zulpan, melalui rilis Humas Polda Sulsel, Minggu (5/9/2021).


Dalam kejadian tersebut, ibu korban berinisial Has berusaha mencungkil mata sebelah kanan korban dengan menggunakan jari tangan.


Ayah korban berinisial Tau dibantu dengan paman korban berinisial Us menjambak rambut korban sementara kakek korban berinisial Bar ikut membantu dengan memegang kepala dan badan korban.


"Ini mengakibatkan mata sebelah kanan dari korban mengalami luka dan mengeluarkan darah," jelasnya.

Menurut Zulpan, paman dan kakek korban saat ini sudah diamankan di kantor Polsek Tinggimoncong, sedangkan kedua orang tua korban menjalani pemeriksaan kejiwaan di RSJ Dadi Makassar.


"Untuk korban saat ini dirawat di RSUD Syekh Yusuf dan polisi berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (Kabupaten Gowa) untuk pendampingan terhadap korban.


Kami pastikan korban mendapat keamanan, kenyamanan, dan mitigasi baik dan benar dari pemerintah," tandasnya.


Editor : Arief Ferdianto

Red/Jendelaindo News

Lebih baru Lebih lama