JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Kapolres Tegal Kota Lantik 64 Siswa Pelatihan Dasar Satpam Gada Pratama Angkatan Ke - 37 Tahun 2021

Tegal,Jendelaindo - Kapolres Tegal Kota AKBP Rahmad Hidayat, S.S secara resmi menutup kegiatan Pelatihan Dasar Satpam Gada Pratama tingkat Polda Jawa Tengah angkatan ke 37 tahun 2021 bekerja sama dengan PT Rian Jaya Perkasa bertempat di Gedung Serba Guna komplek SUPM Negeri Kota Tegal, Rabu (06/10/2021).

Pelatihan dasar Satpam Gada Pratama angkatan ke-37 diikuti oleh 64 orang peserta yang terdiri dari 34 orang dari Satpam yang telah bekerja dan belum pernah menjalani pelatihan serta 30 orang dari umum yang berminat dan memenuhi persyaratan untuk mengikuti pelatihan.

Kegiatan pelatihan dasar satpam ini berlangsung selama 14 hari dimulai sejak tanggal 21 September 2021 sampai dengan hari ini 6 Oktober 2021 dibawah bimbingan dan pengasuhan dari para instruktur baik Perwira, Brigadir dan ASN personel Polres Tegal Kota maupun instruktur yang sengaja didatangkan dari luar sesuai dengan materi bidang kemampuan yang diajarkan. 

Kapolres Tegal Kota selaku Inspektur upacara pada penutupan pelatihan dasar satpam mengatakan sesuai UU No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, dalam pasal 3 ayat 1 disebutkan bahwa pengemban tugas kepolisian adalah Polri dengan dibantu diantaranya bentuk-bentuk pengamanan swakarsa, seperti halnya Satpam. Dari sini sudah jelas bahwa secara hukum keberadaan Satpam adalah syah dalam mengembang tugas kepolisian terbatas,"terang Kapolres.

Masih menurut Kapolres, pemberdayaan Satpam yang dilakukan oleh instansi pengguna satpam, tujuannya adalah guna menciptakan situasi yang aman. Oleh karenanya setiap personel satpam harus benar-benar mengetahui akan tugas, fungsi dan peranya sabagai satuan pengamanan. Tidak terkesan hanya sebagai penjaga tetapi satpam juga dituntut mampu memberikan pelayanan yang baik kepada setiap orang yang datang di tempat tugasnya. Untuk itu Polri akan memberikan pembinaan dan pemantauan terhadap pelaksanaan tugas dilapangan secara berkala,"tambahnya.

Sebelum mengakhiri amanatnya Kapolres juga berpesan kepada para siswa peserta pelatiahan dasar satpam diantaranya yaitu 
"Kegiatan pelatihan hari ini selesai, namun bukan berarti disiplin dan pengetahuan kalian hanya sampai disini, tumbuh kembangkan terus disiplin dan pengetahuan kalian dimanapun anda bekerja, selanjutnya karena anda mengikuti pelatihan dimasa pandemi Covid 19 untuk itu diharapkan para siswa sekalian nantinya bisa menjadi pelopor dalam rangka pencegahan penyebaran virus corona baik dilingkungan kerja maupun ditengah masyarakat,"pungkas Kapolres.

Red/Sholeh
Lebih baru Lebih lama