JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Guncangan Kuat Gempa M5,3 Dirasakan Warga Bolaang Mongondow Selatan

Sulawesi, Jendelaindo - Gempa bumi dengan magnitude (M)5,3 memicu guncangan kuat yang dirasakan warga Bolaang Mongondow Selatan, Provinsi Sulawesi Utara. Guncangan terasa oleh warga setempat selama beberapa detik. Fenomena ini terjadi pada Rabu malam (3/11), pukul 21.11 WIB.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan melaporkan sebagian warga setempat panik saat guncangan kuat berdurasi 4 hingga 5 detik terjadi. Informasi yang diperoleh dari lapangan menyebutkan mereka berhamburan keluar rumah. Hingga saat ini belum ada laporan dampak pascagempa tersebut. 

Parameter gempa dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan pusat gempa berada 84 km tenggara Bolaangg Uki, Sulawesi Selatan, dengan kedalaman 42 km. Berdasarkan pemodelan BMKG, gempa tidak berpotensi tsunami.  

Dilihat dari kekuatan gempa yang diukur dengan skala Modified Mercalli Intensity (MMI), wilayah Luwuk, Bunta dan Salakan III MMI, sedangkan Bolaang Mongondow Selatan dan Kotamobagu II MMI. Skala III MMI mendeskripsikan getaran dirasakan nyata dalam rumah dan terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu. Semakin tinggi MMI, dampak yang ditimbulkan semakin besar. 

Analisis inaRISK menyebutkan Kabupaten Bolaang Mongdow Selatan merupakan wilayah dengan potensi bahaya gempa bumi dengan kategori sedang hingga tinggi. Sebanyak 5 kecamatan berada pada kategori tersebut. Kelima kecamatan itu antara lain Posigadan, Bolang Uki, Pinolosian, Pinolosian Tengah dan Pinolosian Timur. 

Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB telah berkoordinasi dengan BPBD yang berada di wilayah teridentifikasi merasakan guncangan. 

Warga diimbau untuk selalu siap siaga terhadap potensi bahaya gempa bumi yang dapat terjadi kapan pun. Keluarga dan masyarakat dapat mengetahui risiko bahaya gempa dari aplikasi inaRISK serta mengakses informasi resmi terkait dengan kegempaan maupun kebencanaan pada situs resmi pemerintah, seperti BMKG, BNPB atau BPBD.Red/Hms

Lebih baru Lebih lama