JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Polres Tegal Autopsi Jenasah Perempuan Korban Penusukan

Tegal,Jendelaindo - Polres Tegal melakukan autopsi jenazah Masruha, korban penganiayaan yang dilakukan suaminya sendiri, yang tewas usai ditikam menggunakan sebilah pisau di depan toko kelontong Ds. Dukuhjati Wetan Kec. Kedungbanteng Kab. Tegal, Minggu (21/11/2021) sore hari. 

Autopsi tersebut dilakukan oleh Tim Forensik Kedokteran Biddokes Polda Jateng beserta Tim Inafis Polres Tegal dan Tim Forensik RSUD dr. Soesilo Slawi. 

"Saat ini tim forensik bersama inafis Polres Tegal dan RSUD dr. Soesilo sedang melakukan autopsi terhadap jenazah korban, otopsi dilakukan di ruang mayat RSUD dr. Soesilo Slawi. Ini dilakukan guna mencari penyebab pasti kematian korban," terang Kasi Humas Polres Tegal AKP Supratman SH, Senin (22/11/2021). 

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tegal, AKP I Gede Dewa Ditya SIK, mengatakan pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut. "Tentu kita akan fokus pada kasus tersebut, akan kita usut sampai tuntas," kata I Gede Dewa.

Ia menambahkan hasil dari autopsi itu digunakan untuk mendalami kasus tersebut, terutama untuk mencari tahu penyebab kematian korban. 

"Dengan autopsi, diperoleh informasi tentang waktu kematian, sebab kematian dan informasi penting lainnya. Sebagai bahan melengkapi berkas penyidikan," ungkapnya.

Masrukha, warga desa Bulakwaru Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal tewas setelah ditusuk oleh seseorang yang diduga merupakan suaminya sendiri, saat mengantarkan anaknya sehabis membeli jajan di depan toko kelontong pada Minggu (21/11). 

Menurut keterangan Kapolres Tegal AKBP Arie Prasetya Syafa’at SIK melalui Kasi Humas bahwa pihaknya hingga saat ini masih melakukan pengejaran terhadap tersangka.

 “Kami harapkan agar tersangka sadar dan segera menyerahkan diri kepada pihak yang berwajib, sebagai bentuk konsekwensi hukum, tutup Kasi Humas.

Red/Sholeh
Lebih baru Lebih lama