BREAKING NEWS Akibat 25 Sapi Positif PMK, Pemkab Magetan Kini Lockdown 2 Kecamatan ➤ Pukesmas Plaosa Tak Izinkan Gunakan Ambulan, Pasien Malah Disuruh Berbohong ➤ Akibat Larang Wartawan Untuk Meliput, Ketua MOI Magetan Layangkan Somasi ➤ Ratusan Warga Wadasmalang Kebumen, Gelar Aksi Demo Terkait Dugaan Korupsi ➤ Lambat Terima Suplay BBM Dari PERTAMINA, Keberakatan Cantika 77 Molor Sehari ➤ Keterbatasan Listrik di Kasonaweja Berasalan Dana? ➤ PBG Dan Status Lahan Pembangunan Balai Desa Wanasari Patut Di Pertanyakan ➤ Waspada Awal Musim Kemarau, 5 Hektar Lahan di Kalteng Kebakaran ➤ Master Limbad Hadiri Acara Silaturahmi di Pemkot Tegal ➤ Usai Lebaran, Jasa Pijat Urut Laris Bockingan ➤ Banjir di Kabupaten Poso Telah Surut, Warga Diimbau Tetap Waspada ➤ Banjir Landa Tiga Kecamatan Di Purwakarta, Akses Jalan Pemukiman Warga Alami Kerusakan ➤ Kpk Tetapkan Bupati Bogor "ADE YASIN Atas Dugaan Korupsi ➤ Wow! 3 Pasangan Mesum di Kota Tegal Terjaring Satpol PP ➤ Pemkot Tegal Serahkan Bantuan Keuangan Partai Politik Tahun Anggaran 2022 ➤ Tempat Hiburan Malam di Kota Tegal Diimbau Tutup Sementara ➤ Sastrawati Kawakan Asal Tegal, "Diah Setyowati Turut Semarakan Acara Bhaksos Jendelaindo ➤ Media Jendelaindo Giat Sinergitas Kepedulian dan Berbagi Takjil Gratis di Bulan Ramadhan ➤www.jendelaindo.com - informasi akurat terpercaya

Pengacara Wendy Napitupulu, Tanggapi Tuntutan Hukuman Mati Herry Wirawan

(Foto.Wendy Napitupulu.SH.CPLC.CPCLE)


Tegal, Jendelaindo - Predator seks, Herry Wirawan yang diduga melakukan pemerkosaan terhadap 13 santriwati di bawah umur di Bandung dituntut hukuman mati dan kebiri.


Tuntutan hukuman mati sekaligus kebiri yang diberikan kepada Herry Wirawan itu disampaikan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) saat sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Negeri Bandung pada Selasa, 11 Januari 2022.


Adapun yang memberatkan Herry Wirawan dalam tuntutan tersebut dikarenakan predator seks itu diduga telah menyalahgunakan simbol agama untuk memanipulasi korban dalam melakukan perbuatan kejinya.


Tuntutan hukuman mati dan kebiri terhadap Herry Wirawan itu ditanggapi oleh Lawyer & Partners sekaligus Ketua LBH GMBI Wilter Jawa Tengah, "Wendy Napitupulu.SH.CPLC.CPCLE kepada Wartawan Jendelaindo News melalui Pesan Whatsapp.Kamis (13/01/2022).


Saya dukung Vonis Hukuman Mati dan Kebiri bagi terdakwa kasus kekerasan terhadap anak, karena Jelas disini saya melihatnya miris dan prihatin terhadap adanya dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh seorang Terdakwa Herry Wirawan."ujar wendy.


Dan saya sebagai advokat melihat  tuntutan jaksa dalam Kasus ini berdasarkan Pasal 81 ayat (1),ayat (3) jo Pasal 75.D UU RI No.35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas undang-undang No.23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak Jo.Pasal 65 ayat (1) KUHP, lanjutnya


Dikarenakan jelas, mereka para korban menderita baik fisik,batin dan fisikologis yang mendalam,saya melihat kasus yang seperti ini bukan hanya sekali tapi sudah berkali-kali terjadi di indonesia.


Ketika kita melihat HAM dengan Fakta yang terjadi memang bertentangan tetapi apakah ini harus didiamkan begitu saja, saya sebagai Advokat dan Praktisi hukum di mana hukum harus ditegakan sehingga perbuatan seperti ini tidak sampai terulang kembali.ujar Wendy


Laporan : Arief Ferdianto

Lebih baru Lebih lama