HEADLINE ➤ JENDELAINDO NEWS UPDATE ➤ Rugikan Negara Rp.22,7 Triliun, Mantan Dirut Asabri Divonis Hukuman 20 Tahun Penjara ➤ BKPK Gelar OTT, Dikabarkan Wali Kota Bekasi Diamankan ➤ Hebat, Awali Tahun 2022 Polres Tegal Ungkap Kasus Narkoba Jenis Sabu ➤ Terbakar Api Cemburu, Suami Tega Bacok Leher Istri Saat Tidur Hingga Tewas ➤ Wau! Ladang Ganja Seluas 16 Hektar ini Berhasil Dimusnahkan ➤ Batal Dihapus, Presiden Jokowi Instruksikan BBM Premium Disalurkan di Seluruh Indonesia ➤ Bahar Smith Ditahan Atas Dugaan Penyebaran Berita Bohong ➤ Ajak Anak SD Nonton Film Porno, Pria ini Diduga Mencabuli Sebanyak 2 Kali ➤ Kejaksaan Tinggi Banten, Pecat Jaksa Nakal Yang Diduga Memeras Terdakwa ➤ Presiden Joko Widodo : 136 Kasus Varian Omicron, Perketat Pintu Masuk Kedatangan dan Karantina ➤ 14 Kepala Pukesmas Kembalikan Dana Dugaan Korupsi Covid-19 ➤ Artis Yang Diduga Terlibat Kasus Prostitusi Online Bukan Hanya CA ➤ Perokok Wajib Simak : Ini Dia Daftar Kenaikan Harga Rokok Tahun 2022 ➤ Wau! Artis ini Bandrol Tarif Sekali Kencan Sebesar 30 Juta ➤ Terjaring OTT, Satlantas Polresta Ambon ini Dinonaktifkan ➤ www.jendelaindo.com - informasi akurat terpercaya

Polisi Mengamankan Pelaku Begal Sadis, Diantaranya Masih Dibawah Umur

(Foto:Barang Bukti Pelaku Begal)


Kudus, Jendelaindo - Kepolisian Resor (Polres) Kudus menangkap 4 anggota komplotan begal sadis yang menyebabkan seorang korbannya mengalami putus pada pergelangan tangan.


Kapolres Kudus, "AKBP Wiraga Dimas Tama‎ mengatakan, empat orang pelaku yakni BD (19) warga Desa Gribig, DS (15) warga Desa Wergu Kulon, NR (17) warga ‎Desa Demaan, dan AZ (18) warga Desa Peganjaran.


"Sedangkan dua orang pelaku yang lainnya masih dalam pengejaran. Inisialnya A dan M," ujar Wiraga di Mapolres Kudus, Jumat (14/1).


Dia menjelaskan, A pelaku masih buron ini merupakan eksekutor yang menebas tangan korban hingga putus. Ia merupakan pelajar usia di bawah umur.


"Sebelum melakukan aksinya para pelaku mabuk terlebih dahulu agar lebih bernyali. Motifnya berfoya-foya untuk beli minum-minuman keras," jelas dia.


Peristiwa sadis itu sendiri terjadi, pada Kamis (6/1) lalu. Saat itu korban Indra Setiawan (23) warga Mejobo tengah berhenti di Taman Bumi Wangi. Namun, tiba-tiba komplotan begal itu, mendatangi korban menggunakan dua sepeda motor.


"Kemudian dua pelaku dengan membawa senjata tajam celurit dan pedang mengambil kunci motor korban dan meminta handphone, Tak hanya itu, pelaku juga membacok korban hingga mengalami luka tangan kiri putus, lengan kanan sobek, dan punggung kiri sobek," ungkap dia.


Dalam kasus ini, polisi berhasil mengamankan barang bukti, antara lain 2 unit sepeda motor, handphone, pedang dan celurit.


"Atas perbuatannya, para pelaku akan dijerat Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara," kata Wiraga.


Laporan : Dewi

Editor : Arief Ferdianto

Previous Post Next Post