Kapolres Jaktim Gelar Bincang Santai dengan Tokoh Masyarkat dan Sejumlah Ormas Bahas Kamtibmas

Jendelaindo News
Oleh -

Jakarta, Jendelaindo - Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Budi Sartono, kembali menggelar Bincang Santai Kombes Pol.Budi Sartono (Bistro) dengan warga di halaman Mapolsek Ciracas, Jl.Raya Bogor Km.21 Kel.Rambutan Ciracas Jaktim,
Kegiatan ini dilakukan guna untuk menjaga kamtibmas di wilayah Jakarta Timur.

Selain dari pihak Kepolisian, dalam pertemuan itu hadir Camat Ciracas, Mamad.S.Km.MM, Para Lura Se-Kec.Ciracas, Ket.MUI Ciracas, Ustad Anwar Islam, Ket NU Ustadz Slamet Taufik dan Ormas Pokdar, PP dan LMP.
Dalam sambutannya Kapolres, menyampaikan bahwa saat ini tawuran sedang tren melalui Sosmed (Trennya Ulang Tahun).

Untuk itu, Kapoles berharap agar warga turut berperan serta menjaga kamtibmas dan selalu berkordinasi dengan pihak kepolisian bila ada info tawuran, begitu juga dengan narkoba.
“Masalah narkoba mohon batuan bapak ibu sekalian bila ada tolong di informasikan. Untuk kejadian lainnya Alhamdulillah tidak ada yang menonjol,” ujar Kapolres.

Dalam pertemuan itu, digelar sesi taya jawab dengan Kapolres seputar pencegahan dan masalah kamtibmas di wilayah.

Dari serangkaian pertayaan warga, Kapolres menjelaskan, pihaknya saat ini sudah menangkap penjual sajam secara online yang kerap dilakukan untuk tawuran. Dan terkait untuk penanganan hukum pihak kepolisian selalu mengutamakan cara-cara persuasif.

“Preventif memang di utamakan saat ini pelaku tawuran sudah kita bina.
Nanti kita diskusikan dan kita Kumpulkan duduk bersama apa di Mesjid atau di Polres,” jelas Kapolres.

Selain itu, Kapolres juga mengungkapkan akan mendiskusikan dan mencarikan tempat terkait pembangunan pospol yang diminta warga yang akan dibagun di antara wilayah Kelapa Dua Wetan dan Cibubur.

Sementara Ketua UI Ustad Anwar Islam, dan Ormas NU Taupik menyampaikan hal yang senada, bahwa terkait menjaga kamtibmas pihakbya dan para ulama akan bersama-sama aparat siap untuk menjaga kamtibmas. Dan mereka berharap penegkanan hukum dilakukan secara persuasif, "ucapnya.

Laporan : Eko
Editor : Arief Ferdianto
Tags: