JENDELAINDO - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bekasi resmi diresmikan bersamaan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) BAZNAS ke-25. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran BAZNAS dalam pengelolaan zakat, infak dan sedekah bagi kesejahteraan masyarakat.
Hadir dalam acara tersebut, Walikota Bekasi, Tri Ardhianto, Wakil Walikota, Haris Bobihoe, pimpinan BAZNAS, KH, Nurul Akmal beserta jajaran dan tamu undangan lainnya.
Wali Kota Bekasi Tri Ardhianto mengatakan, pembangunan gedung tersebut merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kota Bekasi dalam memperkuat pengelolaan dan pelayanan zakat agar berjalan optimal dan berkelanjutan.
Menurutnya keberadaan milik sendiri akan menekan biaya operasional sekaligus memberikan kenyamanan lebih bagi masyarakat penerima manfaat.
"Dengan gedung sendiri, BAZNAS tidak perlu menyewa tempat dan masyarakat yang datang juga tidak terbebani biaya parkir. Ini bagian dari efesiensi sekaligus peningkatan pelayanan, " kata Tri Ardhianto. Rabu (28/1/2026).
Tri Ardhianto menambahkan, saat ini proses perencanaan desain gedung telah rampung dan pembangunan fisik ditargetkan mulai awal tahun depan. Ia berharap gedung tersebut dapat mulai digunakan bertepatan dengan Ulang Tahun ke 25 BAZNAS.
Sementara Pimpinan BAZNAS Kota Bekasi, KH Nurul Akmal, menjelaskan bahwa sepanjang periode 2025, BAZNAS Kota Bekasi telah menjalankan berbagai program strategis yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Program tersebut meliputi bantuan rumah tidak layak huni (Rutilahu), bantuan sembako, santunan kematian, bantuan pendidikan, serta program kesehatan yang telah direalisasikan sepenuhnya.
“Untuk program-program utama seperti Rutilahu, pendidikan, kesehatan, dan bantuan kematian, itu menjadi kebutuhan mendasar mustahik dan akan terus kami lanjutkan. Program tersebut tidak akan kami putuskan karena merupakan aspirasi dan kebutuhan banyak masyarakat,” ujar KH Nurul Akmal.
Ia menambahkan, pada tahun 2026 BAZNAS Kota Bekasi tetap melanjutkan program-program prioritas tersebut. Namun, terdapat beberapa program yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan, seperti program benah musala yang untuk sementara tidak masuk dalam prioritas.
Lebih lanjut, KH Nurul Akmal menerangkan bahwa BAZNAS Kota Bekasi memiliki skema khusus untuk penanganan bencana melalui program BTB (Bantuan Tanggap Bencana BAZNAS) yang dialokasikan dari anggaran tersendiri setiap tahun.
Dengan peresmian kantor baru ini, BAZNAS Kota Bekasi optimitis dapat meningkatkan efektifitas pelayanan, memperkuat koordinasi, serta menghadirkan pengelolaan zakat yang lebih profesional demi kesejahteraan masyarakat Kota Bekasi.
(Untung)

