JENDELAINDO - Keluarga besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Banjarnegara, menggelar kegiatan halal bihalal bertema “Eratkan Silaturahmi, Kuatkan Soliditas dan Solidaritas untuk Terwujudnya Ukhuwah” di Gedung PGRI Banjarnegara, Sabtu (28/3/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Banjarnegara, Ketua Komisi IV DPRD Banjarnegara, Ketua PGRI Banjarnegara, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IX Provinsi Jawa Tengah, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dindikpora) Banjarnegara, dan lainnya.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Banjarnegara, Wakhid Jumali, menekankan pentingnya peran guru sebagai garda terdepan dalam pembangunan sumber daya manusia.
Ia menyebut, kualitas pendidikan sangat ditentukan oleh soliditas dan profesionalitas para pendidik.
“Momentum halal bihalal ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan di Banjarnegara,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi peran PGRI yang selama ini dinilai aktif bersinergi dengan pemerintah daerah, baik dalam peningkatan kualitas pendidikan maupun kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Pemerintah daerah membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari seluruh elemen, termasuk PGRI, agar visi pembangunan pendidikan dapat tercapai secara optimal,” katanya.
Sementara itu, Ketua PGRI Banjarnegara, Heling Suhono, mengatakan kegiatan halal bihalal tahun ini sengaja dilaksanakan lebih awal pada momentum 1447 Hijriah guna menjaga efektivitas waktu, sehingga tidak mengganggu aktivitas mengajar para guru.
“Selain untuk efisiensi waktu, kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus mempererat soliditas dan solidaritas antaranggota PGRI Banjarnegara,” ujar Heling.
Ia menegaskan pentingnya kesatuan arah dalam organisasi. Menurutnya, PGRI Banjarnegara harus berjalan dalam satu komando demi mewujudkan kualitas pendidikan yang lebih baik.
“Kami ingin guru-guru di Banjarnegara memiliki satu suara dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu, sesuai harapan pemerintah daerah,” katanya.
Heling juga menyampaikan bahwa selama ini PGRI Banjarnegara terus bersinergi dengan pemerintah daerah, termasuk dalam berbagai kegiatan sosial. Ia menyampaikan, dalam waktu singkat sejumlah capaian telah diraih hingga tingkat nasional.
“Ini menunjukkan bahwa kualitas guru di Banjarnegara tidak kalah dengan daerah lain, bahkan mampu bersaing di tingkat nasional,” ujarnya.
Sejak dilantik pada Januari 2025 silam, Heling membawa sebuah perubahan positif yang telah terjadi dalam tubuh organisasinya.
Dalam 100 hari kepemimpinannya, PGRI Banjarnegara telah merealisasikan sejumlah program, seperti pembangunan masjid, penataan halaman, serta perbaikan dan peningkatan fasilitas gedung.
Selain itu, pemanfaatan aset organisasi juga mulai dioptimalkan. Jika sebelumnya PGRI Banjarnegara menyewa gedung, kini justru dapat menyewakan fasilitas yang dimiliki.
Menurut Heling, capaian tersebut tidak lepas dari kebersamaan dan keterbukaan dalam pengelolaan organisasi, termasuk komitmen pengurus dalam kegiatan sosial.
"Alhamdulilah, kami dapat membantu para fakir miskin, panti, tukang becak, hingga kaum duafa sesuai kemampuan organisasi,” katanya.
Melalui kegiatan halal bihalal ini, PGRI Banjarnegara berharap semangat kebersamaan dan solidaritas antaranggota semakin kuat, sehingga mampu mendorong peningkatan mutu pendidikan di daerah.

