Kontes Liga Ayam Pelung Kota Tegal Di Ikuti 125 Peserta

Tegal, Jendelaindo.com-Komunitas Pecinta Pelung Tegal (KOPPET) di bawah naungan  Peternak Penggemar Ayam Pelung Indonesia (HIPPAPI) gelar kegiatan kontes liga Ayam Pelung Jateng putaran ke 4,Minggu 23/8 yang di selenggarakan di Polder Bayeman Kelurahan Kaligangsa Kecamatan Margadana Kota Tegal.

Pembina DPC Himpunan Peternak Penggemar Ayam Pelung Indonesia (HIPPAPI) Kabupaten Tegal Akhroni mengatakan dalam kontes ayam pelung ini ada tiga katagori penilaiannya yang pertama kategori suara,kategori penampilan,kategori bobot.
Kalau kategori suara penilaiannya ada lima aspek dari angkatan,suara tengah,suara ujung,irama dan keserasian kalau dalam penilaian kategori penampilan di lihat dari posturnya khas ayam pelung itu yang nantinya menang sedangkan untuk kategori bobot cuma tinggal di timbang saja siapa yang bobotnya paling berat itu yang menang.

Untuk waktu dalam kontes ayam pelung ini melihat kondisi dari peserta tidak terlalu banyak rata-rata empat puluh lima menit kalau pesertanya banyak satu sesinya tiga puluh menit,ungkap Akhroni.

Ketua Komunitas Pecinta Pelung (KOPPET) Tegal dan Ketua Himpunan Peternak Penggemar Ayam Pelung Indonesia (HIPPAPI) Agus Fathoni mengatakan peserta yang mengikuti dalam ajang kontes ayam pelung ini berjumlah 125 peserta yang terdiri dari 13 Wilayah Jawa Tengah dan 4 Wilayah dari Jawa Barat,sedangkan untuk peserta yang dari Jawa Timur sendiri tidak bisa mengikuti karena di sana masih dalam kondisi pandemi Covid 19.

Biaya pendaftaran dalam kontes ayam pelung ini berbagai jenis yaitu untuk kategori kelas reguler Lima puluh ribu rupiah sudah termasuk dapat makan sedangkan untuk kategori jejangkar Tiga puluh ribu rupiah tidak mendapatkan makan.

Sedangkan untuk hadiah juara satu mendapatkan tropi dan sertifikat nantinya ada doorprize juga, untuk kelas seni suara dari juara satu sampe lima belas kalau untuk bobot juara satu sampai tiga kalau jejangkar juara satu sampai lima sedangkan kategori penampilan juara satu sampai tiga ungkap Agus.

Untuk kategori jejangkar yang di perlombakan dalam penilaiannya usainya ayamnya sendiri di bawah satu tahun dan belum pernah berprestasi dan keindahan suara juga,sedangkan untuk kategori umum tidak ada batas usia untuk ayamnya sendiri dan yang terpenting ada kelebihannya sendiri.

Ia berharap untuk para penggemar ayam pelung di Tegal dan sekitarnya semakin banyak dan untuk para peternak bisa terangkat bisa menambah penghasilannya,imbuh Agus.

Salah satu peserta kontes ayam pelung Panji dari Slawi Kabupaten Tegal mengatakan dalam kegiatan ini sangat mendukung dan senang dirinya pun sampai membawa dua ayam pelungnya untuk mengikuti kontes kategori jejangkar dan kategori umum.

Untuk persiapan sebelum kontes dirinya menyiapkan ayam pelungnya terutama untuk makanan supaya nantinya saat kontes ayam tidak setres,ungkap panji

Sedangkan peserta yang berasal dari Kota Tanggerang Kabupaten Banten Jawa Barat Topan mengatakan dengan diadakanya kontes perlombaan liga ayam pelung tersebut, agar masyarakat juga lebih tau tentang ayam pelung, yang dimana bahwa perlombaan ayam itu bukan hanya aduan saja, melainkan memperlihatkan hasil suara pelungnya yang berfariasi.

Red/Jendelaindo
Lebih baru Lebih lama