PMT Kibarkan Bendera Merah Putih Di Tengah Pulau Cacaban


Tegal, Jendelaindo – Dalam rangka memperingati HUT RI ke-75, Paser Mania Tegal (PMT) mengadakan upacara pengibaran Bendera Merah Putih di tengah pulau yang berada di Obyek Wisata Waduk Cacaban, tak ketinggalan anggota PMT pun berburu ikan Toman yang juga jadi predator ikan tangkapan nelayan yang tentunya sangat merugikan, selain itu beberapa kegiatan juga dilakukan mengawali upacara bendera seperti penyebaran benih ikan, penanaman pohon, pembuatan taman, pembersihan obyek Wisata Cacaban dan di meriahkan dengan lomba maser bersama,  Minggu (22/8/2020).

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Dan Lanal Tegal, Letkol Marinir Ridwan Aziz. MTr Hanla,CHRMP, Kepala UPTD Obyek wisata cacaban Dinporapar Kabupaten Tegal, Ahmad Abdul Khasib SE dan Staf Khusus Wakil Bupati Tegal, Aris Teguh.

Dalam sambutannya Dan Lanal Tegal, Letkol Marinir Ridwan Aziz. MTr Hanla,CHRMP ketika bertindak sebagai insperktur upacara yang diikuti sekitar 200 orang menyampaikan bahwa dengan tema peringatan HUT RI Ke - 75 " INDONESIA MAJU" kita sudah selangkah maju semenjak pandemi Covid-19.

Ridwan Aziz sangat mengapresiasi kegiatan positif yang sering dilakukan oleh PMT dalam berbagai kegiatan.

“Saya mengapresiasi PMT yang tidak hanya sekedar mencari dan berburu ikan, tetapi juga menebar benih ikan, menanam pohon bahkan dengan sukarela dengan semangat kebersamaan membersihkan lingkungan, ikut menjaga kelestarian Alam,” ucap Ridwan Aziz.

Dirinya juga salut dan bangga terhadap rasa persaudaraan keluarga besar Paser Mania Tegal, meskipun berasal dari berbagai latar belakang yang berbeda-beda dan dari 4 wilayah yang meliputi Brebes,Tegal,Salawi dan Pemalang namun semua itu melebur ketika sudah mengenakan Jersey PMT.

“Pertahankan kekompakan kalian, lanjutkan hal-hal yang positif maju terus Paser Mania Tegal majulah Indonesia,” pesan Ridwan Aziz

Dirinya juga menceritakan, ketika tahun 2020 baru berjalan dua bulan, kita tiba-tiba terkena hantaman keras. Cobaan ini bukan  hanya mengoyak kesiagaan kesehatan kita, Namun juga perokonomian, pendidikan, sosial bahkan mentalitas kita.

Pertumbuhan ekonomi turun dratis, banyak terjadi pengangguran, kesulitan mendapatkan pekerjaan bahkan anak-anak kita pun tidak bisa menerima pendidikan dengan sebagaimana mestinya.

Demikian juga berbagai event yang biasanya diadakan untuk memeriahkan bulan Kemerdekaan Ke-75 RI dengan penuh kegembiraan, seperti lomba-lomba, pertandingan dan karnaval yang mengundang kerumun, untuk sementara tidak dilaksanakan. Sekolah dan kerja dilaksankan secara online, banyak anak kehilangan bapak, ibu, kawan dan saudara meninggalkan kita, kita juga kehilangan tetangga, guru, murid sampai rekan kerja karena Corona.

 

Diakhir sambutan, Ridwan kembali mengingatkan kepada seluruh peserta upacara khususnya anggota pemaser ikan (PMT) agar dalam melakukan aktifitas selalu mengutamakan keselamatan.

“Tak bosan-bosan, saya akan selalu meningkatkan dalam melakukan aktifitas berburu ikan dengan menggunakan senapan paser agar selalu mengutamakan keselamatan, bagaimanapun harus diakui bahwa senjata kalian pakai sangat berbahaya jika salah sasaran. Dan pengurus PMT saya minta agar selalu memberukan edukasi kepada anggotanya baik dalam penggunaan  senjata maupun dalam beraktifitas berburu ikan,” ucap Ridwan.

Sementara itu Ketua PMT, Muhammad Arif atau yang akrab disapa Bang Ayip mengatakan, dipilihnya Cacaban karena PMT ingin mengurangi populasi Toman yang merupakan ikan predator dimana 7 tahun lalu konon disebarkan oleh pemancing, sehingga saat ini para nelayan yang mencari ikan di Cacaban biasanya 10 kg/hari sekarang hanya bisa mendapatkan 1/2 kg per hsti

Selain itu juga dalam rangka membantu Pemkab Tegal untuk meningkatkan wisata melalui olahraga air berupa olah raga paser yang hari ini ternyata peserta melebihi target yaitu sejumlah 200 pemaser dan dihadiri juga pemaser dari Kota Pekalongan dan Kabupaten Pemalang.

“Alhamdulillah Kita, Paser Mania Tegal berhasil mendapatkan 1 Ekor Toman dengan ukuran 5.56 kg,  dari informasi rekan rekan PMT yang ikut lomba sempat beberapa kali memaser ikan dengan ukuran kira kira 8 sd 10 kg, namun belum bisa keangkat, ini menunjukkan kepada Pemkab Tegal bahwa di Perairan Obyek Wisata Cacaban banyak sekali ikan Toman, dan kalau dibiarkan populasi ikan dicacaban akan benar-benar Musnah” ucap Bang Ayip.

Red/Jendelaindo
Lebih baru Lebih lama