Kota Tasikmalaya Belum Tentukan PSBB

Kota Tasikmalaya, jendelaindo - Penyebaran Covid19 di Kota Tasikmalaya semakin serius, sehingga perlu adanya langkah - langkah antisipatif untuk mencegah penyebaran Covid19. 

Secara terpisah menyampaikan " Kebijakan yang diambil Pimpinan Daerah khususnya Walikota Tasikmalaya Budi Budiman sangat tepat untuk memberikan Ruang Rawat Inap Mitra Batik RSUD dr Soekardjo sebagai penambahan ruang tempat isolasi Covid19. 

Karena trendnya dari hasil evaluasi 2 bulan terakhir kecenderungan ada kenaikan, Senen 14/9/20 telah resmi ruangan tersebut diresmikan, ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Dr Uus Supangat. 

Lanjut Uus, sekarang ini tersebar dibeberapa wilayah Kecamatan ada yang terkonfirmasi positif, ada yang tidak ataupun hanya kontak erat serta tidak semua pasien Covid19 perlu perawatan. 
Dan perlu saya informasikan kepada seluruh masyarakat, dari 60 akumulasi yang aktif terkonfirmasi positif hanya 11 orang. Hingga, dalam penyampaian informasi yang harus disampaikan mengenai Covid19 jangan sampai bikin panik masyarakat. 

Jadi, 60 itu akumulasi sejak awal adanya pandemi covid19 sampai hari ini, sedangkan yang terkonfirmasi 11 orang aktif positif. 

Kota Tasikmalaya saat ini masuk Zona Oranye bukan Zona Merah serta belum ditentukan kapan PSBB akan diberlakukan. Kebijakan PSBB mestinya harus konfrehensif diantara Kota, Provinsi dan Pusat. Dinas Kesehatan sifatnya hanya merekomendasi. 

" Kami berharap beberapa wilayah atau Kecamatan tidak jadi Zona Merah semua. karena itu, Zona Merah jangan diinterprestasikan positif semua namun hanya beberapa kasus saja. 

Dengan demikian, silahkan kepada seluruh masyarakat yang biasa beraktifitas supaya dapat beraktifitas kembali seperti biasanya serta harus menjaga disiplin protokol kesehatan ", terang dr Uus Supangat.

Wartawan : Prayudi
Lebih baru Lebih lama