JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Babinsa Sertu Mulyono Cek  Lokasi Longsor di Dusun Cipeutey Cimanggu

Cilacap,Jendelaindo - Sertu Mulyono Babinsa Koramil 14 Cimanggu melaporkan telah terjadi longsor yang menimpa turap penahan rumah milik Ilyas yang beralamat di Dusun Cipeutey RT. 02 RW. 05, Desa Karangsari, Kecamatan Cimanggu. Senin (26/10).


Menurut Sertu Mulyono hasil cek lokasi, kronologi kejadian pada hari Minggu (25/10/2020) sekitar pukul 20.00 sampai dengan 22.45 WIB, wilayah Kecamatan Cimanggu diguyur hujan deras terus menerus sehingga mengakibatkan rumah warga setempat longsor. Adapun ukuran tebing dengan panjang 7 meter, tinggi 4 meter dan tinggi tebing 3,5 meter.


Akibatnya kejadian Turap penahan rumah Bpk Ilyas dengan kondisi bangunan yang sudah tua terkena longsor dengan mencapai kerugian di taksir sekitar Rp.20.000.000 ( dua puluh juta rupiah), beruntungnya tidak ada korban jiwa dalam  kejadian ini.


"Babinsa, Babinkamtibmas, BPBD dan perangkat Desa Karangsari mendatangi TKP guna mengecek langsung kondisi real di lokasi longsor sehingga dapat mendata dan mengamati langsung setiap perkembangan guna mengantisipasi  potensi bencana ," ujarnya.


Lebih lanjut, wilayah Cimanggu secara umum memiliki kondisi geografis yang berupa daerah pegunungan. Hal ini tentunya sangat rawan tatakala datangnya musim penghujan, kontur tanah yang kurang kuat dapat berpotensi menimbulkan longsor sewaktu-waktu.


"Kami menghimbau kepada seluruh warga agar tetap berhati-hati selagi musim penghujan, khususnya di  Desa Karangsari merupakan wilayah pegunungan yang tebing nya bisa menyebabkan longsor jika terjadi hujan deras, " Jelas Sertu Mulyono.

Red/ Sholeh

Lebih baru Lebih lama