Cegah Karhutla, Pemkab Barsel Gelar Apel Kesiapsiagaan Serta Simulasi Penanganan

Buntok, Jendelaindo - Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Barsel), menggelar simulasi penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barel dan Tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Barsel serta Tim gabungan lainnya, Kamis (8/10/2020).

Simulasi yang digelar dihalaman kantor Bupati Barsel tersebut dipimpin langsung oleh Bupati H Eddy Raya Samsuri, dan turut hadir Kapolres Barsel AKBP Devy Firmansyah, Anggota DPRD Barsel, serta seluruh unsur Forkopimda.

Bupati Eddy Raya Samsuri dalam pidatonya mengatakan, menurut Badan Meteorologi Krimatologi dan Geofisika, bahwa musim kemarau di Tahun 2020 ini terjadi sejak Bulan Mei dan puncaknya diperkirakan pada Bulan Oktober 2020 dengan iklim kemarau basah.

Dengan demikian Pemkab Barsel mengeluarkan surat keputusan Bupati nomor 188.47/247/2020, tentang pos komando siaga bencana Karhutla, serta surat keputusan Bupati nomor 188.45/259/2020, tentang pembentukan Satuan Tugas (Satgas) penanganan bencana Karhutla di Wilayah Kabupaten Barsel.

"Pemkab Barsel dalam menghadapi musim kemarau, kami sudah melaksanakan strategi penanggulangan Karhutla dengan melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, dengan melakukan patroli keliling ke titik rawan api dengan Tim terpadu BPBD Barsel dan Tim gabungan," ucap Eddy Raya kepada awak media.

Masih dikatakan orang nomor satu di Bumi Dhahani Dhanai Tuntung Tulus ini, pada kesempatan itu ia mengajak kepada seluruh jajaran perangkat Daerah, serta segenap lapisan masyarakat Kabupaten Barsel untuk lebih peduli kepada lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan.

Karena menurutnya, sebagian besar Daerah Barsel adalah lahan gambut yang sangat berpotensi terjadinya Karhutla yang sangat cepat, sebab Karhutla tidak mengenal batasan.

"Saya sangat berterimakasih yang sebesar-besarnya kepada Polres Barsel dan Kodim 1012 Buntok, atas partisipasi dan bantuannya dalam upaya penegakan hukum untuk memberi efek jera, bagi para pelaku pembakaran hutan dan lahan, dan kepada BPBD , POL PP,  DAMKAR, MAGGALA AGNI, dan KPHP Kehutanan yang sudah membantu dalam pencegahan dan penanggulangan Karhutla, dan selalu tetap semangat, selalu tangguh, tanggap, dan tangkas," pungkas Eddy.

Wartawan : Shan

Lebih baru Lebih lama