JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Kabupaten Ciamis ; Puskesmas dan Rumah Sakit Siap Gelar Vaksinasi Covid19


Kabupaten Ciamis, Jendelaindo
- Dalam rapat persiapan vaksinasi yang dihadiri Bupati Ciamis Herdiat Sunarya, satuan  tugas penanganan covid19 Ciamis, Kepala puskesmas se - Kabupaten Ciamis serta beberapa perwakilan tenaga kesehatan bertempat di aula Adipati Kusumadiningrat Setda Kabupaten Ciamis. 30/01/2021.

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menyampaikan, sebanyak 37 puskesmas dan 4 rumah sakit yang ada di Kabupaten Ciamis siap gelar vaksinasi covid19.

Lajut Bupati, ada beberapa kota/kabupaten pelaksanaan vaksinasi sudah lama berlangsung, bahkan pelaksanaannya sudah masuk ke tahap 2. Ujar Herdiat.

" Dengan demikian, kita jangan berkecil hati walaupun Kabupaten Ciamis baru akan melaksanakan tahap 1. Sebab, vaksin untuk Kabupaten Ciamis baru tiba beberapa hari kemarin ". Jelasnya.

Ia katakan, pelaksanaan vaksinasi harus dilaksanakan segera mungkin, mengingat pelaksanaan vaksin berpacu dengan waktu ( waktu sempit ).

Menurut Bupati, tenaga vaksinator untuk Kabupaten Ciamis telah bersedia yang berjumlah sebanyak 45 orang vaksinator. Kata Herdiat.

Selain daripada itu, kesiapan para tenaga vaksinator atau tenaga kesehatan harus tetap menjaga kesehatannya. Harap Herdiat.

" Manfaatkan waktu serta menjaga stamina para vaksinator. Apabila ada vaksinator atau tenaga kesehatan kurang sehat atau kelelahan sehingga akan menghambat pelaksanaan vaksinasi seperti yang terjadi didaerah lain ". Tambahnya.

Teknis dalam pelaksnaan, tenaga vaksinator harus menggunakan waktu yang efektif dan efisien.

Setengah jam sebelum dimulai pelaksanaan vaksin, tenaga vaksinator dapat memanfaatkan waktu, melakukan pendataan juga verifikasi calon penerima vaksin dengan cepat dan akurat supaya tidak memakan waktu dalam target vaksinasi yang telah ditetapkan. Jelas Herdiat.

Pelaksanaan vaksinasi klarifikasinya harus benar, dimulai dari data yang akurat. Misalnya, salah satunya yang tidak boleh di vaksin adalah orang yang mempunyai riwayat penyakit tertentu. Kata Herdiat.
" Jangan sampai riwayat penyakit tidak dipertanyakan, harus betul - betul disiapkan ditempat pelaksanaan vaksinasi serta harus lebih akurat ".

Ditahap pertama vaksin akan diberikan kepada tenaga kesehatan,  para tenaga medis harus menjadi contoh bagi masyarakat yang dimana saat ini banyak kericuhan atau hoax vaksin yang beredar. Harap Bupati.

Bupati ingatkan, vaksinasi bukan berarti kita bebas, namun tetap harus menjaga dan disiplin protokol kesehatan.
" Bupati Ciamis Herdiat Sunarya ucapkan terima kasih dan tetap semangat, diberikan kekuatan , kesehatan serta panjang umur ". Pungkasnya.

Wakil Bupati Ciamis Yana D Putra menyampaikan, bagaimanapun tenaga kesehatan adalah aset kita yang harus dijaga. Mereka adalah garda terdepan yang terjun langsung menangani serta  berhadapan dengan bahayanya covid19.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis dr Yoyo mengatakan, tahap pertama pelaksanaan vaksinasi merupakan penguatan dalam meyakinkan terhadap masyarakat bahwa vaksin benar - benar aman  ( hati - hati dengan berita hoax yang beredar ).

Sebagai promosi, agar masyarakat tidak konsen melawan isu hoax yang beredar, sehingga harus timbul keyakinan kepada masyarakat. Kata dr Yoyo.

Wartawan : Prayudi
Lebih baru Lebih lama