JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Kota Tegal Turut Istigasah dan Doa Keselamatan Jateng Secara Virtual


Tegal,Jendelaindo
- Istigasah dan doa bersama untuk keselamatan Jawa Tengah dan Indonesia berlangsung di Gedung Gradhika Bhakti Praja Semarang. Acara yang dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah Ahmad Daroji dilaksanakan secara virtual dan diikuti oleh Pemerintah Kota/Kabupaten, termasuk Kota Tegal.

Pemerintah Kota Tegal  mengikuti secara virtual acara tersebut dari Pendopo Ki Gede Sebayu Kompleks Balai Kota Tegal, Jum'at (22/01) malam.

Hadir Wali Kota Tegal H. Dedy Yon Supriyono, Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi, Sekretaris Daerah Kota Tegal Johardi, perwakilan Forkopimda Kota Tegal, Ketua MUI Kota Tegal KH. Abu Chaer Annur, serta Tokoh Lintas Agama, Forum Kerukunan Umar Beragama Kota Tegal.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan bahwa giat pada malam ini merupakan bentuk saling rukun guyub.

"Banyak ikhtiar yang kita lakukan, begitu lemahnya kita sebagai manusia, malam ini semuanya yang hadir luring kita berikhtiar, setelah lahiriah kita lakukan, apalagi yang kita lakukan, kita mohonkan doa, para tokoh lintas agama hadir, Forkopimda Jateng dan saya mengikuti dari layar kabupaten, kota, Saya mengucapkan terimaksih," ungkap Ganjar.

Ganjar juga menyampaikan bahwa perjuangan di kota dan kabupaten dalam menghadapi musibah sangat luar biasa.

"Panjenengan yang di kota, kabupaten pasti luar biasa, kami hanya bisa berdo'a kepada Tuhan, kami mengucapkan terimakasih kepda masyarakat Jateng yang telah berpartisipasi membantu bersama, bergerak di jalan, rumah ibadah semua menggerakkan sumberdaya untuk saling membantu," ujar Ganjar

Selanjutnya do'a bersama dilakukan oleh para tokoh lintas agama yakni Penghayat, Konghucu, Budha, Hindu, Katolik, Kristen, Islam.

Red/Sholeh
Lebih baru Lebih lama