JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Di Tengah Pandemi, Mahasiswa IBN Tegal Gali Potensi Desa Bulakwaru


Tegal,Jendelaindo
- Sejumlah mahasiswa Institut Agama Islam Bakti Negara (IBN) Tegal menggali potensi Desa Bulakwaru, Kecamatan Tarub untuk memulihkan perekonomian di masa pandemi. Kali ini, mahasiswa IBN yang sedang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Online Dari Rumah (ODR) itu, mengajak masyarakat agar membeli beras di Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) setempat. Sehingga perekonomian di desa tersebut terus berputar.

"Potensi ekonomi di desa ini sebenarnya banyak. Salah satunya, penjualan beras melalui BUMDes. Kami mengajak masyarakat agar selalu membeli beras di BUMDes. Karena beras itu juga berasal dari petani Desa Bulakwaru," kata Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Mahasiswa IBN Tegal, Queen Elvina Sevtivia Asrivi, M.Pd, saat ditemui di Balai Desa Bulakwaru, Selasa (9/2).

Queen mengemukakan, ajakan mahasiswa kepada masyarakat itu dilakukan dengan cara membagikan dan memasang stiker sosialisasi BUMDes Beras Usaha Sejahtera. Saat membagikan stiker, para mahasiswa tetap mematuhi protokol kesehatan. Mereka memakai masker, selalu jaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun. Bahkan, setiap mahasiswa juga dilengkapi dengan hand sanitizer. Hal itu untuk mencegah penyebaran virus corona.

"Saat melakukan sosialisasi, kita juga memberikan edukasi soal sampah. Kita mengajak warga supaya membuang sampah di tempat yang sudah disediakan," sambung Queen.

Dirinya tak menampik, sebagian besar warga Desa Bulakwaru sudah taat kebersihan. Warga sudah membuang sampah di tempat yang disediakan oleh pemerintah desa. Namun, ada beberapa warga yang masih membuang sampah di sungai, di belakang rumah dan di tempat-tempat lainnya. Untuk itu lah, para mahasiswa KKN ODR ini mengajak warga agar tidak membuang sampah sembarangan.

"Kita juga selalu berkampanye moderasi beragama. Termasuk program terkait dengan prodi masing-masing mahasiswa, dan program pemerintah yang tetap menerapkan protokol kesehatan," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Desa Bulakwaru, Fatikhudin, menyambut baik kegiatan mahasiswa IBN di desanya. Menurutnya, sasaran KKN ODR mahasiswa ini sangat tepat. Karena saat ini, Pemerintah Desa Bulakwaru juga sedang gencar mensosialisasikan bank sampah dan BUMDes. Kedua program itu, tujuannya untuk memulihkan perekonomian di desanya.

"Kita memang sedang ada program Bank Sampah dan penjualan beras di BUMDes. Semoga program ini berhasil setelah mendapat bantuan edukasi dari mahasiswa IBN," harapnya. 

Red/Sholeh
Lebih baru Lebih lama