Rencana Gelar Turnamen Pra Musim, LIB Berharap Izin Terbit Pekan Ini


Jakarta, Jendelaindo - PT Liga Indonesia Baru (LIB) terus berusaha menyakinkan Kepolisian Republik Indonesia untuk menggelar turnamen pramusim sebelum Liga 1 2021. Direktur Utama LIB Akhmad Hadian Lukita berharap izin bisa keluar pada pekan ini.


PT LIB sebelumnya telah melakukan pertemuan dengan pihak Kapolri bersama Menpora Zainudin Amali dan PSSI. Dari hasil pertemuan tersebut, Kapolri sudah memberikan lampu hijau untuk memutar Liga 1 dengan catatan protokol kesehatan ketat.


Pada prosesnya, LIB berencana menggelar turnamen pra musim yang bakal diadakan di empat kota yaitu Solo, Semarang, Magelang, dan Sleman. Rencananya ajang itu dimulai pada 20 Maret hingga 25 April mendatang.


Adapun turnamen pramusim tersebut akan diikuti oleh 20 kontestan. Semua klub Liga 1 diajak berpartisipasi, sementara dua klub Liga 2 yang rencananya ambil bagian yakni PSMS Medan dan Sriwijaya FC.


Turnamen tersebut juga sekaligus sebagai pemanasan sebelum Liga 1 2021 dimulai. Tak hanya itu, turnamen pramusim tersebut juga untuk ujicoba penerapan protokol kesehatan.


Akhmad Hadian Lukita menjelaskan pihaknya sudah mengurus perizinan. Dia berharap pekan ini sudah ada lampu hijau dari Kepolisian.


"Mudah-mudahan pekan ini izin bisa keluar, beliau-beliau (Polri) mengerti. Kalau sudah ada rekomendasi, akan kami kumpulkan peserta di rapat klub," kata direktur utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita, saat dihubungi.


"Sudah membahas banyak teknis dengan Polri, akan langsung dirapatkan segera untuk segera dikeluarkan rekomendasi. Kalau protokol kesehatan sudah oke tidak ada masalah," Akhmad Hadian menambahkan.


Akhmad Hadian menegaskan turnamen pramusim juga dipastikan tanpa penonton. Hal itu juga sebagai pemanasan sebelum Liga 1.

"Tadi kami juga membahas kota-kota mana yang diajukan. Ada beberapa yang beda, tetapi tidak semua berubah. Waktu di rapat untuk diganti sebagai alternatif," ucapnya.


"Dibahas juga penanganan suporter bagaimana. Kami minta 20 Februari sudah ada informasi terkait izin," kata pria asal Jawa Barat itu menambahkan.


Wartawan : Amalia

Lebih baru Lebih lama