Vaksinasi Tahap Dua Kabupaten Ciamis Digelar Hari Besok


Kabupaten Ciamis, Jendelaindo
- Wakil Bupati Ciamis Yana D Putra ikuti rapat koordinasi akselerasi capaian vaksinasi dengan Kementrian Kesehatan RI secara virtual diruang vidcon Setda Ciamis. 15/02/2021.
Dalam acara itu Wakil Bupati didampingi Kepala Dinas Kesehatan, Kepala BPBD serta Direktur RSUD Ciamis juga diikuti oleh seluruh Kabupaten/Kota dan Dinas Kesehatan se - Indonesia.

Wakil Bupati Ciamis Yana D Putra. mengatakan, vaksinasi tahap pertama tenaga kesehatan di wilayah Kabupaten Ciamis baru tahap pertama. Sedangkan untuk tahap kedua vaksinasi tenaga kesehatan akan dilaksanakan pada hari selasa tepatnya tanggal 16 Februari 2021.

" Vaksiasi tenaga kesehatan dilanjutkan ke tahap dua, rencananya kami beserta forkopimda dan nakes yang 14 hari lalu divaksin akan kembali divaksin besok selasa 16 Februari 2021 ". Kata Yana.

Sementara itu, Wakil Mentri Kesehatan RI Dante Saksono Harbuwono menyampaikan, ada empat pokok pembahasan yang akan disampaikan. yaitu, perkembangan capaian vaksinasi, strategi tunda/gagal vaksin, rencana vaksinasi tahap dua dan percepatan pelacakan kontak.

Wamenkes katakan, periode Vaksinasi tahap dua akan segera dimulai. Maka dari itu, diinstruksikan kepada seluruh Kepala Daerah secepatnya menyelesaikan vaksinasi pada SDM Kesehatan. Jelas Dante.

" Ditargetkan 1,46 juta SDM kesehatan sudah menerima dosis kedua vaksinasi sebelum 21 Februari 2021, untuk kemudian dilanjutkan ketahap berikutnya ". Jelasnya.

Ia menuturkan, berdasarkan BPOM dan rekomendasi Indonesia Technical Advisory Group on Immunization ( ITAGI ), Kemenkes mengeluarkan surat edaran tentang pelaksanaan vaksinasi sasaran kelompok lansia, komorbid serta penyintas covid19 juga sasaran tunda. Ujar Dante.

Rekomendasi ITAGI membuka kesempatan banyak orang untuk divaksinasi jika diantaranya sudah dinyatakan sembuh lebih dari 3 bulan serta ibu menyusui. Jelasnya.
Sehingga, kata Dante, 86% peserta yang batal atau tunda vaksin masih mungkin menerima vaksinasi ( dengan konfirmasi ulang ).

Lebih lanjut Dante sampaikan, dikeluarkannya rekomendasi untuk pemberian vaksinasi pada lansia atau lebih dari 60 tahun , maka pelaksanaan vaksinasinya dilakukan bersama vaksinasi petugas publik pada tahap kedua. Pungkasnya.

Wartawan : Prayudi
Lebih baru Lebih lama