JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

3 Mahasiswa Asal Papua MD, Di duga Minum Miras Oplosan

 


Salatiga, Jendelaindo - 3 orang mahasiswa UKSW asal Papua meninggal dunia (MD), pukul 23.00 WIB, Rabu (10/3/2021), di RSUD Salatiga, diduga karena penurunan imun tubuh dan yang bersangkutan mempunyai riwayat penyakit penyerta, Jumat (12/3/2021).

Diketahui, bahwa tiga (3) mahasiswa UKSW asal papua yang meninggal dunia, (MD) Ovni Wakerkwa, Marpino M Sipka, Rudolf Carlos Kelanangame, Warga jalan Lanisajari Rt 005/ Rw 000, Desa Minabua, Kecamatan, Mimika Baru, Mimika Papua, Ketiganya masing masing dari fakultas UKSW, yaitu dari Fisikom, Sosiologi dan Bahasa dan Seni.

Menurut keterangan Dokter jaga di RSUD Salatiga, dr. Arini Dyah Setyowati mengatakan, ketiga (3) mahasiswa asal papua yang meninggal tersebut, dikarenakan kelebihan kelenjar getah bening di dalam tubuhnya dan tidak ada gejala kekerasan ataupun suspek virus Covid-19.

“Meninggalnya karena sakit yang dideritanya, dan ketiga (3) mahasiswa asal papua yang meninggal dunia itu, tidak terkomfirmasi virus Covid 19 dan juga tidak ada kekerasan fisik,” Kata dr. Arini Dyah Setyowati, saat dikomfirmasi.
Lanjut dr. Arini Dyah Setyowati, bahwa Rudolf Carlos Kalanangame meninggal dunia karena sakit organ dalam tidak ada gejala kekerasan ataupun suspek virus Covid-19, ia mulai dirawat sejak hari Kamis tanggal 11 Maret 2021 sekitar pukul 14.35 WIB. Dari hasil keterangan tim medis RSUD Kota Salatiga dr. Arini, sebagaimana data rekam medik nomor 21-22-460663. 

“Kalau untuk pasien yang meninggal bernama Marpino M Sipka, Hasil rekam medik belum keluar, karena pesien tersebut meninggal baru hari ini,” ucap Arini.

Sementara itu, Kapolres Salatiga AKBP Rahmad Hidayat, S.S., mengungkapkan, Dengan adanya kejadian meninggal dunia ketiga (3) Mahasiswa asal Papua, telah dilakukan langkah deteksi dan penyelidikan terkait penyebab kematian terhadap ketiga Mahasiswa asal Papua ini.

“Diduga ketiga (3) Mahasiswa asal Papua meninggal dunia (MD) ini, setelah mengkonsumsi minuman beralkohol atau miras bersama sesama rekan Mahasiswa Papua yang lain di lokasi kontrakan Mahasiswa Papua yang terletak di Kampung Kemiri No. 50 B, Rt 08 Rw 09, Kemiri, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, pada hari Sabtu malam tanggal 6 Maret 2021,” jelas AKBP Rahmad Hidayat, S.S.

Beberapa hari sebelumnya, Kata Kapolres, mereka mengeluhkan sakit dan dibawa ke Rumah Sakit dan akhirnya meninggal dunia (MD), ketiga Mahasiswa asal Papua tersebut, mengkonsumsi minuman miras merk Captain Morgan dan beberapa minuman keras merk lain yang dimungkinkan juga dicampur dengan Seprit dan jenis lain.

“Saat ini masih dilakukan upaya penyelidikan terkait asal, jenis, dan kandungan minuman keras (miras) yang dikonsumsi ketiga (3) Mahasiswa tersebut, sehingga diduga mengakibatkan ketiga (3) Mahasiswa asal Papua meninggal dunia (MD),” ungkap Kapolres.

Kapolres Salatiga telah memberikan himbauan dan motifasi kepada rekan rekan mahasiswa Papua yg sedang megantar dan menjaga jenazah saat akan diberangkatkan ke Semarang, serta Polres Salatiga juga memberikan bantuan tranportasi dan juga akomodasi kepada rekan rekan yang mengikuti jenazah ke Santa Maria Semarang dan di Tiong Ting Salatiga.

“Saat ini ketiga Jenazah masih berada di rumah duka Santa Maria Kota Semarang. Selain itu, Polres Salatiga juga telah mengamankan satu orang penjual Miras kepada tiga (3) mahasiswa yang meninggal dunia(MD) ini,” Pungkasnya.Red/Tim
Lebih baru Lebih lama