JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Bupati Tegal Sematkan Baret Menwa Pada Dua Puluh Enam Mahasiswa


Tegal,Jendelaindo – Sebanyak 26 mahasiswa menerima baret Resimen Mahasiswa (Menwa) Mahadipa Yudha XLIV dari Bupati Tegal Umi Azizah. Mereka terdiri atas 17 orang mahasiwa Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Nahdlatul Ulama (STKIP NU) Tegal dan sembilan orang mahasiswa dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Mandala Husada (STIKes Bhamada) Slawi. Upacara pembaretan yang berlangsung di halaman kantor Sekretariat Kabupaten Tegal, Jumat (19/03/2021) pagi ini dihadiri sejumlah pejabat dari unsur TNI.


“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tegal saya mengucapkan selamat kepada Menwa baru yang telah berhasil menempuh jenjang pra pendidikan dasar dan pendidikan dasar resimen hahasiswa Mahakarta di Secaba Magelang,” kata Umi.


Menurutnya, pembaretan ini merupakan tahapan akhir untuk memantapkan calon anggota baru sebelum menjadi anggota resimen mahasiswa yang seutuhnya. Umi pun menegaskan jika Menwa adalah kader tunas bangsa yang terlatih dan siap sedia dalam bela negara, mempertahankan NKRI sebagai perwujudan Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sihankamrata).


“Setelah ditempa dengan serangkaian latihan dan pendidikan ilmu keprajuritan, ilmu kepimimpinan, maka kini kalian adalah bagian dari generasi mahasiswa unggul, kader pemimpin masa depan yang memiliki fungsi ganda sebagai komponen cadangan pertahanan negara,” ujarnya.


Kehadiran Menwa, lanjut Umi, sangat diperlukan sebagai filter di tengah situasi kebangsaan saat ini yang dihadapkan pada persoalan serius intoleransi, diskriminasi, kekerasan berbasis etnis agama, radikalisme hingga terorisme. Sementara kebebasan komunkasi di ruang sosial media, tidak sedikit yang menyalahgunakannya untuk menyebarkan hal negatif seperti berita bohong dan ujaran kebencian.


Umi berpandangan jika generasi muda sekarang masih harus banyak belajar untuk menerima setiap perbedaan. Baik itu perbedaan keyakinan, perbedaan suku, agama, ras dan antar golongan. Tujuannya agar terbangun kehidupan toleransi yang semakin baik di kalangan calon penerus estafet pembangunan di negeri ini.


“Saya titip pesan kepada para Menwa Mahadipa Yudha agar terus menanamkan semangat patriotisme dan cinta tanah air, karena nilai-nilai luhur ini harus terus digaungkan dan dijalinkan dalam kehidupan generasi muda demi terwujudnya masa depan bangsa Indonesia yang tangguh, bersatu, sejahtera, lahir dan batin,” kata Umi.


Red/Tim

Lebih baru Lebih lama