JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Perda Provinsi Nomor 1 Disosialisasikan


Tegal,Jendelaindo - Sosialisasi Perda Provinsi Nomor 1 Tahun 2021 tentang Fasilitas Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika berlangsung di Ruang Adipura Kota Tegal, Selasa (23/3) pagi.


Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono menyampaikan bahwa pencegahan peredaran narkotika yang baik adalah di awal sebelum adanya peredaran.


"Bagaimana pencegahan narkotika dapat dilakukan dengan mengetahui titik-titik kelemahan peredaran di masyarakat, seperti antisipasi pengiriman paket ke luar negeri, pengiriman paket diseleksi, imigrasi, di bea cukai sampai pelabuhan," ujar Wali Kota.


Dedy Yon juga menyampaikan bahwa peredaran narkotika sudah tidak mengenal usia, yang menggunakan bisa dari generasi remaja, anak usia SMP sampai lanjut usia. Dan pemakai narkoba ini bukan orang yang punya duit atau orang kaya, sekarang bercampur.


"Saya berharap bahwa BNN selalu ada dimana-mana, baik sebagai agen di tempat hiburan, agen petugas lapas, dan dimanapun tempatnya," ujar Wali Kota.


Sedangkan Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah Benny Gunawan mengajakan untuk terus bersinergi dan berkomitmen.


"Kita tahu bahwa narkoba ini sudah sangat mengkhawatirkan dan kita tahu juga bahwa diseluruh lapas maupun rutan di Indonesia ini memang mayoritas tahanan narkoba. Inilah menjadi perhatian kita bersama, harus kita perangi dengan slogan BNN," ujar Benny Gunawan.


Selain itu, Benny mengutarkan bahwa dengan kehadiran saat ini di kegiatan sosialisasi Perda Provinsi Nomor 1 Tahun 2021dapat memupus dan melakukan komitmen bersama agar kita bersama-sama sinergi untuk melakukan kegiatan khususnya baik dibidang pemberantasan maupun pencegahan.


Red/Tim

Lebih baru Lebih lama