JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Tersangkut di Pintu Air Salsek Sitanggal Larangan Brebes


Brebes,Jendelaindo – Warga masyarakat Desa Sitanggal Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, digegerkan dengan adanya sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki yang mengambang dan tersangkut di pintu air Saluran Sekunder (Salsek) Danawangsa Sitanggal, desa tersebut. Selasa (4/5/2021).

Diterangkan Pjs. Danramil 16 Larangan Kodim 0713 Brebes, Letda Infanteri M. Yazid, mayat sudah dalam keadaan rusak atau membusuk karena diperkirakan sudah meninggal lebih dari 3 hari.

“Bagi keluarga yang merasa kehilangan salah satu anggota keluarganya yang laki-laki, maka dapat menghubungi langsung ke pihak Polsek Larangan, atau Koramil,” ujarnya.

Jasad pertama kali dilihat oleh Azis (35), petugas saluran air Danawangsa Sitanggal, yang merupakan warga setempat Desa Sitanggal RT/RW. 01.

Jasad selanjutnya diangkat oleh petugas bersama warga untuk dievakuasi ke RSUD Brebes pada pukul 11.00 WIB untuk autopsi, sementara proses identifikasi pertama dilakukan oleh pihak berwajib yakni Polsek Larangan. 

Red/Tim
Lebih baru Lebih lama