JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Pelaku Curas Berhasil Diamankan Polres Kutai


Kutai, Jendelaindo - Polsek Sebulu Polres Kutai Kartanegara, berhasil meringkus 6 orang pelaku Pencurian dan Kekerasan (Curas). Yang mengaku sebagai polisi satuan narkoba kemudian menggeledah rumah hingga memperkosa korbannya. Desa Sumber Sari, Kec. Sebulu Kab. Kukar.


Berbekal senjati api, A sebagai tersangka utama akhirnya menerima timah panas dari petugas karna melawan saat di tangkap.


“Kejadian pada 18 Mei 2021, Korban RS (22) pada pukul 10 malam di datangi orang tidak di kenal berjumlah 6 orang. Mengaku polisi dari satuan narkoba. Karna bawa pistol, korban ketakutan dan dua orang yang ada di rumah di ikat dan mulutnya di lakban,” tutur Kapolres Kukar AKBP Irwan Masulin Ginting, S.I.K., MM.


Dompet korban yang berisi uang Rp. 1 juta, satu unit handy talky dan dua buah Ponsel di ambil. Tak sampai di situ, pelaku membawa tiga korban tersebut ke sebuah hotel di Samarinda. Kemudian, mereka menelpon suami korban agar mengantarkan sejumlah uang sebagai tebusan.


“Karena suami RS tidak mewujudkan, akhirnya A memperkosa RS sebanyak satu kali. Pada pukul 05.11 WITA, para korban di tinggalkan dan pelaku kabur,” jelas Irwan.


Mendapatkan laporan ini, Polsek Sebulu beserta tim Satreskrim Polres Kukar melakukan penyelidikan. Alhasil, para tersangka di ringkus di tempat yang berbeda pada 20 Mei 2021.


Tersangka A di tangkap di Jalan Gerilya, N dan I di tangkap di Jalan Kulintang. Sedangkan tersangka R di tangkap di Pasar Segiri Samarinda.


“Dua orang masih DPO. Semua tersangka adalah warga Samarinda, ” ucap Kapolres.


Tersangka di kenakan pasal 365 KUHP maksimal hukuman penjara selama 9 tahun. Sedangkan kasus pemerkosaan di kenakan pasal 285 pemerkosaan maksimal 12 tahun penjara.


Wartawan : Firdaus Andika

Editor : Arief Ferdianto

Lebih baru Lebih lama