JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Embaloh Hulu Dampingi Petugas Puskesmas Tracking Contact Covid-19

Embaloh Hulu,Jendelaindo – Babinsa Koramil 05/Embaloh Hulu Wilayah Kodim 1206/Putussibau, Kopda Robertus dan Babinkamtibmas Briptu Aswandi, kerap sekali  mendampingi petugas Puskesmas Embaloh Hulu saat melacak kontak erat atau tracing contact dari warga yang terkonfirmasi positif virus corona jenis baru pemicu Covid-19, sehingga perlu di lakukan Swab Test atau Rapid Antigen yang di laksanakan di PosBindu Anggrek, Desa Sungai Utik, Kecamatan Embaloh Hulu, Selasa (01/05/2021).


Tracing contact menjadi hal wajib bagi satgas penanggulangan Covid-19 dalam rangka memutus mata rantai penularan virus corona. Selama ini, para bidan atau yang ditunjuk dari Puskesmas dan tim dari Puskesmas menjadi ujung tombak Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu untuk melacak daftar nama yang pernah menjalin kontak erat dengan warga yang terkonfirmasi positif corona.


Sayangnya, tidak semua warga mau menjalani tes swab atau rapid antigen guna memastikan ia terkonfirmasi positif corona atau tidak. Oleh sebab itu, tim dari Puskesmas Embaloh Hulu bersama Babinsa dan Babinkamtibmas merasa perlu untuk melibatkan aparat polisi dan TNI dalam kegiatan tracing contact ini.


Aparat ini bisa membantu tim dalam mengedukasi warga terkait perlunya mengikuti tes swab maupun rapid antigen. “Yang lakukan tracing dari bidan desa dan tim dari puskesmas dengan didampingi Bhabinkamtibmas dan Babinsa (Bintara Pembina ),” terang Komandan Koramil 05/Embaloh Hulu  Kapten Inf Harsono.


Danramil mengakui tidak semua warga mau menerima kenyataan telah menjalin kontak erat dengan warga yang terkonfirmasi positif corona. Sebagian dari mereka bahkan menolak untuk di tes swab atau rapid antigen.


Akan tetapi, berkat pendekatan tracing contact Covid-19 dari tim Puskesmas   dan di dampingi Babinsa dan Bhabinkamtibmas, warga akhirnya mau mengikuti Swab atau rapid antigen. “Persentase yang menolak menjalani swab atau rapid antigen sedikit,” ucapnya.


Sementara itu Babinsa Kopda Robertus menerangkan, “dengan kegiatan tersebut kami juga sangat hati hati karena dari Babinsa dan Babinkamtibmas tidak menggunakan APD yang lengkap sehingga saya sangat kwatir terhadap diri kita sendiri, akan tetapi inilah pengabdian kepada negara dan rakyat harus di laksanakan dengan Ikhlas”, ungkapnya. 

Red/JI

Lebih baru Lebih lama