Wabup Ciamis Rakor Terkait Pelayanan Publik

KabuatenCiamis, jendelaindo - Pemerintah Kabupaten Ciamis bersama seluruh OPD, Camat dan unsur terkait lainnya laksanakan rapat koordinasi bertempat diaula Setda Kabupaten Ciamis secara virtual. 15/06/2021.

Rakor tersebut dipimpin Wakil Bupati Ciamis Yana. D. Putra, ia menyampaikan bahwa sebagai esensi dari pelayanan publik itu adalah sebagai wujud nyata hadirnya pemerintah ditengah masyarakat.

Lanjut Wabup, berdasarkan penilaian publik oleh Ombudsman RI pada tahun 2018, Kabupaten Ciamis telah berhasil meraih predikat Kabupaten tertinggi tingkat Nasional dengan nilai 99,96.

Berdasarkan informasi, kata Wabup, pada bulan Juni - September 2021, Ombudsman RI akan kembali melakukan penilaian kepatuhan terhadap Standar Pelayan Publik di lingkungan Kabupaten Ciamis. Ujar Yana.


" Kendati demikian, itu semua tidak semata - semata penilaian saja melainkan mendorong terwujudnya palayanan lebih baik terhadap masyarakat Tatar Galuh ".


Masih kata Wabup, budaya melayani menjadi kunci utama dalam meningkatkan kualitas publik. Selain daripada itu juga, pelayanan publik harus diberikan secara ramah, sopan serta santun. Jelasnya.


Optimalisasi penerapan standar pelayan publik berdasarkan Undang - Undang No. 25 Tahun 2009 tentang pelayanan publik, mengamanatkan kepada setiap penyelenggara pelayanan publik untuk menyusun, menetapkan dan menerapkan standar pelayanan. Terangnya.


Standar pelayanan publik merupakan pedoman atau acuan dalam pemberian pelayanan kepada masyarakat antara lain meliputi standar persayaratan, standar mekanisme atau prosedur, standar waktu penyelesaian layanan, standar biaya atau tarif dan produk layanan. Tambahnya.


Ia, Wabup tegaskan, evaluasi kinerja pelayanan harus terus dilakukan secara berkala.


" Jangan abaikan aduan masyarakat, harus cepat tanggapi serta ditindaklanjuti sehingga jadikan pengaduan masyarakat sebagai bahan evaluasi perbaikan layanan ". Tegasnya.


Wabup sampaikan, selain itu, ditengah pendemi covid19 ini ada sedikit perubahan dimana menuntut adanya penyesuaian dalam proses pelayanan, seperti pelayan elektonik, hal itu guna mengurangi mobilitas masyarakat yang merupakan salah satu alternatif.


Berharap dengan adanya palayan secara elektronik ini diharapkan palayanan dapat dilaksanakan secara lebih capat, tepat, efektif, efisien dan akuntabel. Pungkasnya.


Wartawan : Prayudi

Lebih baru Lebih lama