JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

BNN Sebut Kasus Penyalahgunaan Narkoba di Jakarta Naik Selama Masa PPKM

Jakarta, Jendelaindo - Badan Narkotika Nasional (BNN) menyampaikan selama masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) terjadi peningkatan kasus narkoba di Jakarta.

“Sampai bulan Juni kemarin ada indikasi terjadi kenaikan. Banyak penyitaan yang dilakukan petugas polisi dan BNN, termasuk sabu, ganja dan narkoba jenis baru,” ujar Deputi Bidang Pemberantasan BNN (Arman Depari).

Ia menilai kenaikan kasus penyalahgunaan narkoba selama PPKM membuktikan bahwa permintaan barang haram tersebut di tengah masyarakat masih tinggi.

“Artinya kalau pasokan itu naik ada kemungkinan permintaan dari masyarakat naik,” ucapnya.

Ia mengatakan, salah satu modus yang digunakan oleh para pelaku kejahatan adalah dengan memanfaatkan situasi PPKM dengan menyalurkan narkoba menggunakan mobil logistik.

“Pengalaman kita beberapa bulan lalu bahwa sindikat narkoba memanfaatkan situasi lock down dengan menggunakan kendaraan pengangkut logistik diisi dengan narkoba,” tuturnya.

Ia menduga para pelaku peredaran narkoba tersebut menggunakan mobil logistik bahan kebutuhan pokok untuk melewati pos penyekatan PPKM.(Redaksi)

Lebih baru Lebih lama