JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

David Noah Dilaporkan ke Polisi, Diduga Gelapkan Uang Rp1,1 Miliar


Jakarta, Jendelaindo - Kabar mengejutkan datang dari keyboardist band Noah (David). Ia dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penipuan dan penggelapan sebesar Rp 1,1 miliar oleh wanita bernama (Lina Yunita).  

Kabid Humas Polda Metro Jaya (Kombes. Pol. Yusri Yunus) menyebut pihaknya akan memeriksa terlebih dahulu laporan tersebut.

“Saya cek dulu ya,” ucapnya.

Sementara itu, Kuasa Hukum pelapor (Devi Waluyo) menjelaskan kliennya melaporkan pemilik nama David Kurnia Albert Dorfel pada Kamis (05/08/2021) kemarin. Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/B/3761/VII/2021/SPKT Polda Metro Jaya tertanggal 5 Agustus 2021.

“Sudah dilaporkan yang bersangkutan, semalam,” ujarnya.

Ia menerangkan, awal mulanya sang klien Lina dikenalkan dengan David, yang saat itu sedang mencari dana untuk membiayai proyek pengadaan kapal yang sedang dijalankan perusahaannya.

Singkat cerita, korban akhirnya membantu dan meminjamkan uang dengan perjanjian uang tersebut akan kembali dalam jangka waktu enam bulan, dengan ditambah keuntungan.

“Namun, setelah berjalan, ternyata uang tersebut tidak dikembalikan sesuai dengan perjanjiannya. Cek yang diberikan sebagai jaminan saat kemarin itu kita coba cek ke bank dan rekeningnya ternyata sudah tutup. Kita cek jaminan perusahaan David tersebut juga tutup, jadi tidak ada lagi rekening atas nama PT itu,” jelasnya.

“Total kerugiannya mencapai Rp1,1 miliar,” terangnya.

Selain David, ada nama lain yang turut dilaporkan dalam perkara ini yakni (Yudhi Sulistyono). Keduanya dilaporkan atas dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan dengan Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP.(Redaksi)

Lebih baru Lebih lama