JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Dokter Pembakar Bengkel di Jatiuwung Mendapatkan Penanganan Khusus

Tangerang, Jendelaindo - Polres Metro Tanggerang Kota memberikan penanganan khusus terhadap tersangka (MA), pelaku pembakaran bengkel di Jalan Cemara Raya, Jatiuwung, Sabtu (07/08/2021) lalu.

Kapolres Metro Tangerang Kota (Kombes. Pol. Deonijiu De Fatima) menyebut tersangka yang ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestro Tanggerang Kota akan mendapatkan penanganan khusus karena sedang hamil tujuh pekan.

“Untuk tersangka (MA) ini akan mendapatkan treatment khusus, karena sedang hamil muda. Kita tetap memikirkan nasib kandungannya,” ungkapnya.

Ia mengatakan, tersangka merupakan kekasih salah satu korban, yakni (Leo). Tersangka melakukan aksinya lantaran orangtua pacarnya itu juga tidak merestui hubungan mereka.

“Tersangka adalah kekasih korban. Untuk saat ini sudah menjalani tes kejiwaan di RS Polri Kramat Jati dan hasilnya akan keluar 14 hari lagi,” jelasnya.

Sambil menunggu hasilnya, Tersangka ditahan sementara di Polsek Jatiuwung. Pelaku akan dijerat pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Adapun ancamannya maksimal hukuman mati atau paling ringan 20 tahun penjara.

“Tersangka dikenakan pasal pembunuhan berencana,” tukasnya.(Arief Ferdianto/Red)

Lebih baru Lebih lama