JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Lounching Air Bersih Kawasan Kumuh di Brebes

Brebes,Jendelaindo - Kawasan kumuh di perkotaan Kabupaten Brebes mendapat air bersih dari program reguler Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) tahun anggaran 2021. Air bersih terwujud atas sinergi antara Kotaku dan Perumda Air Minum Tirta Baribis dengan menandatangani Memorandum of Understunding (MoU), di Kelurahan Limbangan Wetan, Brebes. 

Launching ditandai dengan Pembukaan Kran di rumah Wastiah warga RT2/ RW 3 Kelurahan Limbangan Wetan, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes. Sedangkan Nota Kesepahaman ditandatangani Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Brebes Sutaryono SH MSi dan Direktur Utama Perumda Tirta Baribis Agus Isyono SE MM.

Askot Mandiri Kotaku Kabupaten Brebes Bambang Rudihartono melaporkan,  Kabupaten Brebes mendapatkan alokasi dana sebesar  Rp 9 milyar, untuk 9 Kelurahan Desa di 4 Kecamatan dengan besaran dana per kelurahan/desa masing-masing Rp 1 Milyar. 

“Tujuan dari Kotaku Brebes, untuk mengurangi luasan permukiman kumuh seluas 78,53 hektar pada 2021,” ujar Bambang saat di hubungi Humas TV, Jumat (20/8).

Kepala Dinas Perwaskim Kabupaten Brebes Sutaryono menargetkan, pengurangan kumuh Kabupaten Brebes sesuai RPJMD 2017-2022 seluas 276 hektar. Sementara hingga akhir tahun 2020 baru mencapai 47 hektar.  Untuk itu, dibutuhkan kerja keras dan kolaborasi semua pihak agar pengurangan luasan kumuh dapat tercapai. 

Taryono berterima kasih atas dukungan Perumda Tirta Baribis karena telah mendukung percepatan tuntas layanan air minum di Kabupaten Brebes. Berdasarkan data akhir tahun 2020 cakupan layanan air minum jaringan perpipaan mencapai 17,60 persen, jaringan non perpipaan 77,86 persen. 

“Total cakupan layanan air minum di Kabupaten Brebes sebesar 95,46 persen,” ungkapnya.

Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Baribis Agus Isyono mengapresiasi upaya yang telah dilakukan oleh Tim Kotaku. Kolaborasi ini di samping untuk menuntaskan capaian 100-0-100 dan SDGs, juga untuk memperluas jaringan pelayanan ke warga. 

Adanya subsidi sebesar Rp 1 juta per sambungan untuk biaya pemasangan dapat membantu mengurangi target capaian pengurangan kumuh. Juga dapat membantu target layanan yang disampaikan oleh Askot Mandiri Kotaku. 

Sebanyak 129 sambungan baru yang dikolaborasikan dengan Kotaku, mampu melayani lebih kurang 575 jiwa. 
Kegiatan launching dihadiri Unsur Dinas, Camat, Pokja PKP, Forum PKP, Tim Pendamping Kotaku, BKM, KSM dan penerima manfaat. 

Wartawan : Krisna
Lebih baru Lebih lama