JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Tukang Urut di Kemayoran Diringkus Polisi Usai Cabuli Anak di Bawah Umur

Jakarta, Jendelaindo - Polres Metro Jakarta Pusat meringkus seorang kakek berinisial P (62) di wilayah Kemayoran. Pria lanjut usia itu diamankan karena tega mencabuli anak tetangganya sendiri.

“Sudah kita tangani dan tahan pelakunya. Laporan dari orang tua korban,” kata Kompol Wisnu Wardana Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat saat dihubungi SINDOnews, Kamis (26/8/2021).

Ia menjelaskan, sang korban cerita kepada orang tuanya sebelum melancarkan aksinya. “Anaknya cerita diberikan sejumlah uang oleh pelaku,” tambahnya.

Kepala Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Arie Muranto mengatakan, aksi bejat pelaku bermula ketika nafsu birahinya memuncak saat melihat anak itu mengenakan celana pendek di dekat indekosnya.

Pelaku sudah mengenal korban lantaran jarak indekosnya dengan rumah korban hanya 300 meter.”Pelaku saat di jalan melihat korban memakai celana pendek lalu dia samperin korbannya. Dia ngomong, kalau mau uang, main ke rumah ya’ gitu,” kata Arie meniru ucapan pelaku.

Korban lantas mendatangi indekos pelaku. Adapun pelaku yang berkerja sebagai tukang urut memang tinggal sendiri di kamar kos tersebut. “Saat korban main ke situ, pelaku menawarkan, ‘kalau mau uang, masuk ke kamar’. Lalu pelaku melakukan perbuatannya itu (mencabulinya),” kata Arie.

Arie menyebut, pelaku mengiming-imingi korban uang Rp50 ribu. Uang itu diberikan kepada korban setiap usai dicabulinya. “Menurut pengakuan pelaku, dia sudah lima kali mencabuli anak itu. Semua terjadi bulan Agustus ini,” ungkap Arie.

Aksi tak bermoral itu, kata Arie, akhirnya terungkap setelah korban mengadu kepada ibunya. Orang tua korban bersama warga setempat lantas menangkap lansia itu pada Sabtu 21 Agustus 2021.

Atas perbuatannya pelakudijerat Pasal 81 dan atau Pasal 82 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman penjara di atas 12 tahun.(Red/Areif/Hms)

Lebih baru Lebih lama