JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Ngaku Bisa Obati,Dukun Palsu Cabuli Gadis Hingga Hamil

Tegal,Jendelaindo - Satreskrim Polres Tegal  mengamankan seorang pria berinisial DJ (66) warga Ds. Brekat Rt 012/001 Kec. Tarub Kab. Tegal atas dugaan pencabulan.

Dari informasi yang dihimpun, DJ mengaku mampu mengobati penyakit lambung dan liver yang harus dikeluarkan/ disembuhkan, dan untuk dapat menghilangkan penyakit tersebut, korban harus melakukan hubungan intim layaknya suami-istri dengan DJ. Kapolres Tegal AKBP Arie Prasetya Syafa’at mengatakan, modus operandi yang dilakukan tersangka yaitu mengelabui korban dengan mengatakan mampu menyembuhkan penyakit korban dengan syarat harus dilakukan hubungan suami-istri.

Ia mencabuli korban kurang lebih sudah 19 kali dalam kurun waktu satu setengah tahun ini, ungkap AKBP Arie Prasetya Syafa’at, kamis,(2/9/21). 

“Akibat perbuatan tsk tersebut,saat ini korban hamil 5 bulan.Karena perbuatan tsbt korban melaporkan kepada sat reskrim  polres tegal yang di tangani unit ppa,”tambah kapolres”.

Diketahui tersangka melakukan aksi tak pantasnya sejak tahun 2020 di rumah Kontrakan milik tersangka tepatnya di Dk. Karangcegak Ds. Karangjati Kec. Tarub Kab. Tegal.

Selanjutnya tersangka berhasil diamankan Sat Reskrim Polres Tegal pada hari Senin(30/8/21) sekitar pukul 20.00 WIB, di rumah kontrakan tersangka. 

“Tersangka kita tangkap tanpa perlawanan di rumah korban,” jelas AKBP arie prasetya syafa’at

Karena perbuatannya, kini tersangka dijerat dengan Pasal 82 (2) UU RI No. 17 Tahun 2016 tentang penetapan peraturan Pemerintah pengganti Undang-Undang No.1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-Undang dengan ancaman hukuman penjara paling lama 15 tahun penjara serta denda paling banyak Rp 5 Miliar Rupiah.

Red/Sholeh
Lebih baru Lebih lama