JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Pemkot Tegal dan Kemen PUPR Tandatangani MoU Satrep

Bandung,Jendelaindo - Direktorat Bina Teknik Permukiman dan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) Republik Indonesia bersama Pemerintah Kota Tegal menandatangani Nota Kesepakatan dalam rangka pelaksanaan kegiatan Science and Technologi Research Partnership for Sustainable Development (Satrep), Selasa (12/10/2021), di Puslitbang Perumahan dan Permukiman - Kementerian PUPR Bandung.

Kesepakatan tersebut dalam rangka memenuhi kebutuhan perumahan bagi warga Kota Tegal, khususnya warga yang berpenghasilan rendah atau MBR.

Wali Kota Tegal H. Dedy Yon Supriyono mengatakan bahwa kebutuhan rumah di Kota Tegal khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah atau MBR masih relatif tinggi. 

"Untuk memenuhi kebutuhan rumah tersebut, dengan kondisi keterbatasan lahan di Kota Tegal, perlu diterapkan suatu kebijakan penyediaan perumahan yang dapat memfasilitasi masyarakat berpenghasilan rendah untuk dapat menyewa ataupun memiliki hunian di Kota Tegal," ucap Wali Kota Tegal usai 

Wali Kota juga menjelaskan salah satu program penyediaan perumahan di Kota Tegal adalah dengan penyediaan Rumah Susun sederhana sewa atau Rusunawa. 

"Pembangunan Rusunawa ini merupakan program kerja sama antara Kementerian PUPR dengan Pemerintah Kota Tegal dalam rangka penyediaan perumahan bagi MBR, melalui penyediaan dalam bentuk rumah susun yang dapat disewa selama waktu tertentu, dengan memenuhi persyaratan yang ditetapkan," jelas Wali Kota yang didampingi oleh Kepala Dinas pemukiman dan Tata Ruang Kota Tegal, Eko Setiawan.

Dedy Yon juga menyampaikan salah satu kerjasama Pemerintah Kota Tegal dengan Kementerian PUPR adalah dalam rangka peningkatan kualitas kawasan permukiman kumuh skala kawasan Segmen Siwatu dengan sumber dana dari  World Bank (LOAN) Berlokasi di Kelurahan Tegalsari dengan pekerjaan penataan permukiman warga di sepanjang bantaran Sungai Siwatu dengan membangun jalan Promenade selebar 3 meter.

Pekerjaan tersebut dilaksanakan dari bulan Desember tahun 2020 hingga  bulan Nopember tahun 2021.

"Sebagai tindak lanjut dari pekerjaan penataan Kawasan Kumuh Segmen Siwatu Kelurahan Tegalsari, kami berharap agar dapat dilanjutkan penataan sungai Siwatu dengan pembangunan ruang terbuka hijau dan Floating Market yang dapat menciptakan destinasi wisata baru di Kota Tegal dan meningkatkan perekonomian warga sekitar," harap Wali Kota.

Direktur Bina Teknik Permukiman dan Perumahan Kementerian PUPR, Dian Irawati berjanji akan menyampaikan ke Dirjen dan sebisa mungkin diteruskan ke Kementerian PUPR.

"Sebisa mungkin akan kami sampaikan ke Dirjen. Dirjen juga akan kami ajak melihat langsung penataan Kawasan Siwatu dan Floating Market, kami juga akan sampaikan ke Bapak Menteri," ucap Dian Irawati.

Red/Sholeh
Lebih baru Lebih lama