JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Walkot Tegal Kukuhkan Pengurus FKDM Kota Tegal Periode 2021-2026

Tegal,Jendelaindo - Wali Kota Tegal, H. Dedy Yon  Supriyono, Senin (11/10/2021) mengukuhkan Pengurus Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM)  masa bhakti 2021- 2026 tingkat kota, kecamatan dan kelurahan di ruang Adipura, Komplek Balai Kota Tegal.

Pengurus FKDM Kota yang dikukuhkan, yakni sebagai Ketua Suwartoyo, Wakil Ketua Agus Maska Putra,  Sekretaris Siswo, Bendahara Keluaran Joseph Priyono,  Anggota Ahmad Hanvan, Firman Hadi,  Ari Budi Wibowo,  Wawan Hudiyanto, Sugeng Pujo Hartono, Umi Farihatun, dan Sugiyono.

Selain Pengurus Kota, Wali Kota juga mengukuhkan Pengurus FKDM tingkat kacamatan dan kelurahan.

Untuk Pengurus FKDM Kecamatan ada empat orang dan Pengurus FKDM tingkat kelurahan ada 27 orang.

Usai mengukuhkan Pengurus FKDM, Wali Kota Tegal menyampaikan bahwa keberadaan FKDM akan memberi nilai penting dalam rangka turut menciptakan keamanan masyarakat.

"Keberadaan FKDM akan memberi nilai penting dalam rangka turut menciptakan keamanan masyarakat," ujar Wali Kota.

Menurut Wali Kota kewaspadaan yang fokus pada langkah-langkah preventif dan edukasi adalah point penting dalam menciptakan kondisifitas lingkungan. Ketika kita berhasil melakukan edukasi dan pencegahan akan hal-hal negatif, maka tak akan ada lagi kasus-kasus yang berlanjut ke proses hukum. Hal inilah yang menyebabkan peran FKDM menjadi penting.

Dedy Yon menyampaikan bahwa selain kebutuhan ekonomi, kesehatan, dan pendidikan, salah satu kebutuhan primer masyarakat adalah keamanan. Rasa aman diperlukan setiap orang, keluarga, lingkungan tempat tinggal, kantor, organisasi, partai politik, dan negara.

"Masalah keamanan merupakan kebutuhan semua pihak, sehingga kewaspadaan dini hendaknya tidak hanya dibebankan atau dilakukan oleh polisi dan tentara, tetapi harus menjadi perhatian dan tanggung jawab seluruh masyarakat," tutur Wali Kota.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Tegal, Budi Saptaji menyampaikan dengan FKDM, mendorong terciptanya ketenteraman, ketertiban dan mengantisipasi berbagai bentuk ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan di wilayah Kota Tegal, mengoptimalkan upaya kewaspadaan dini di wilayah Kota Tegal dengan meningkatkan pendeteksian dan pencegahan dini. Serta meningkatkan peran dan partisipasi masyarakat untuk memelihara stabilitas keamanan dan ketertiban umum di wilayah Kota Tegal dan meningkatkan akselerasi pelaporan kewaspadaan dini di wilayah Kota Tegal.

Red/Sholeh
Lebih baru Lebih lama