JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Astaghfirullah, Kasus AKI di Brebes Melonjak Naik

Brebes,Jendelaindo - Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH mengaku kaget dengan lonjakan kasus Angka Kematian Ibu melahirkan (AKI), di Kabupaten Brebes. Tercatat hingga November 2021 mencapai 95 kasus, padahal di 2020 AKI di Brebes hanya 62 kasus. Kenaikan AKI dipicu Pandemi Covid -19, terbukti sebanyak 41 kasus AKI akibat terpapar virus corona. Sedangkan 54 kasus disebabkan karena Infeksi Kehamilan, Anemia, Pendarahan, Jantung, Ekslamsi dan lain sebagainya.

Guna mengantisipasi lonjakan lebih besar lagi, Bupati menggelar Rapat Koordinasi dengan jajaran terkait di Pendopo Kabupaten Brebes, Senin (8/11).

Idza menjelaskan, 41 Kasus AKI yang disebabkan terpapar Covid-19 semuanya belum sempat mendapatkan Vaksin karena saat itu belum ada vaksinasi. “Setelah ada program Vaksinasi untuk Ibu hamil di bulan Agustus, September dan Oktober, kasus AKI yang terpapar Covid-19 menjadi nol kasus,” ungkap Idza.

Kepada seluruh pihak terkait, Idza mengajak berupaya semaksimal mungkin menekan AKI agar tidak ada kenaikan lagi. Kepada daerah yang kasus AKI nya banyak, agar belajar ke Desa Kaligiri Kecamatan Sirampog yang sudah sukses menekan AKI dan AKB.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes dr Sri Gunadi Parwoko mengaku sudah berusaha menekan kasus AKI mulai dari hulu hingga hilir. Upaya tersebut yakni dengan menggiatkan program Grebek Wong Meteng (Gerakan Brebes Kawal Wong Meteng). Dalam Grebek Wong Meteng, seluruh elemen masyarakat dilibatkan untuk membantu Pemkab Brebes dalam upaya menekan AKI dan AKB di Kabupaten Brebes. 
“Juga ada Gerakan Penyelamatan Ibu dari Pre Eklamsia (Geprek), dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat dengan memanfaatkan buku KIA (Germas Mabukia),” tuturnya.

Rakor diikuti antara lain Asisten Sekda bidang Pemerintahan dan Kesra Apriyanto Sudarmoko, Kepala Baperlitbangda Edy Kusmartono, Kepala Dinas Sosial Masfuri, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Subagya, Camat se Kabupaten Brebes, Direktur RSUD dan RS swasta, Kepala UPT BLUD Puskesmas, PMI, TP PKK, Ikatan Bidan Indonesia cabang Brebes undangan lainnya.

Wartawan : Krisna
Lebih baru Lebih lama