JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

DPKP Tindak lanjuti Hasil Penjualan Sapi Sebesar 72 Juta

Ķota Tasikmalaya, Jendelaindo - Bantuan 9 ekor sapi tahun 2020 yang diterima Kelompok Karikil Mandiri, sampai saat belum jelas hasil penjualan 7 ekor sapi sebesar Rp. 72.000.000,00 ( Tujuh Puluh Dua Juta Rupiah ).

Sedengakan, masa kontrak bantuan selama 3 tahun ( 2020 s/d 2023 ) mulai dari keterimanya bantuan tersebut.
Menindak lanjuti hal itu,  kami ( awak media ) mendatangi Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian Kota Tasikmalaya.

Ditemui di kantornya, 01/11/2021, Sekertaris Dinas Ketahanan Pangan, Ir Uca mengatakan, " dengan adanya informasi yang saya terima pada hari ini, terkait hal tersebut akan saya kordinasikan dulu berasama Bidang yang menanganinya ". Ujarnya.

Ia, Uca sampaikan, " ketika sapi itu dijual, maka seharusnya hasil penjualannya harus segera dibelikan kembali. Itukan baik untuk kesejahteraan kelompok itu sendiri ". Katanya.

Disinggung terkait ketidak jelasan keberadaan sisa penjualan 7 ekor sapi sebesar Rp. 72.000.000,00 ( Tujuh Puluh Dua Juta Rupiah ) oleh Kelompok Karikil Mandiri yang sampai saat ini masih dalam " misteri ".

Sekertaris Dinas jelaskan, " saya akan menyuruh Bidang Peternakan untuk mengecek langsug terhadap Kelompok Karikil Mandiri terkait keberadaan sapi serta hasil penjualannya ".

" Tindak tegas yang akan diberikan Dinas apabila sudah diluar jalur, maka selanjutnya Dinas akan menberikan teguran sesuai dengan kafasitas Dinas ". Terangnya.

" Dalam hal penindakan yang apabila Kelompok Karikil Mandiri diduga ada peyimpangan, dalam hal ini Dinas belum dapat menyampaikan untuk menindak lanjutinya ke arah mana ". Jelas Ir Uca.

Hal ini patut disoroti, bantuan sapi dari pememerintah yang seharusnya dijaga dengan baik, mamun kenyataannya hanya diduga untuk kepentingan pribadi.

Serta bukan sisa hasil penjualan yang sedikit, sisa hasil penjulan sebesar Rp. 72.000.000,00 ( Tujuh Puluh Dua Juta Rupiah ) sampai saat ini belum jelas berada dimana.

Terkait hal ini, Dinas ataupun Lembaga lainnya segera turun tangan dalam  mengambil keputusan yang jelas.

Wartawan : Prayudi
Lebih baru Lebih lama