JENDELAINDO - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Banjarnegara menggelar Pendidikan Politik dan Konsolidasi Internal melalui Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di Golden Ballroom Surya Yudha Park, Banjarnegara, Jumat (22/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah konsolidasi internal partai, sekaligus upaya memperkuat struktur organisasi menjelang Pemilu mendatang.
Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, Juli Krisdianto, mengatakan proses penetapan pengurus Pengurus Anak Cabang (PAC) dilakukan melalui tahapan yang panjang dan ketat.
Menurut dia, penetapan kepengurusan bukan keputusan yang diambil secara mendadak, melainkan melalui serangkaian proses seleksi mulai dari penjaringan hingga profiling kader.
“Musancab ini bukan keputusan yang ujuk-ujuk. Prosesnya panjang, dimulai dari penjaringan, penyaringan melalui tes tertulis, tes wawancara, hingga profiling latar belakang kader,” ujar Juli.
Ia menegaskan, mekanisme tersebut dilakukan untuk memastikan struktur partai berjalan efektif hingga tingkat kecamatan.
“Partai ini tidak hanya sekadar berdiri atau memiliki nama, tetapi harus dipastikan ada orangnya dan berjalan dengan baik. Ini bagian dari ikhtiar kami untuk menata internal dalam rangka meraih kemenangan di Pemilu mendatang,” katanya.
Diketahui, pada Pemilu 2024, PDI Perjuangan di Banjarnegara mengalami penurunan perolehan kursi DPRD dari sembilan kursi menjadi delapan kursi. Kondisi tersebut, menurut Juli, menjadi evaluasi bagi partai untuk memperkuat konsolidasi internal.
Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Banjarnegara, H. Nuryanto, mengatakan Musancab tersebut merupakan bagian dari tahapan konsolidasi organisasi yang telah ditetapkan oleh DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah.
Ia menjelaskan, seluruh kepengurusan PAC dari 19 kecamatan yang mengikuti Musancab telah memenuhi ketentuan partai, yakni keterwakilannya perempuan minimal 30 persen.
“Sesuai peraturan partai, pengurus PAC harus ada minimal 30 persen keterwakilan perempuan dan seluruh kecamatan yang mengikuti Musancab hari ini sudah memenuhi unsur tersebut,” ujar Nuryanto.
Menurut dia, setelah Musancab selesai, seluruh PAC diminta segera melakukan konsolidasi internal untuk mempersiapkan Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting.
“PR kami setelah Musancab ini adalah menyelesaikan Musran dan musyawarah anak ranting dalam waktu yang tidak terlalu lama. Karena itu, setelah ini seluruh PAC harus langsung bergerak melakukan konsolidasi internal,” katanya.
Nuryanto menambahkan, dari total 20 kecamatan di Kabupaten Banjarnegara, baru 19 PAC yang mengikuti Musancab. Sementara PAC Kecamatan Wanadadi belum dilantik karena surat keputusan kepengurusan masih dalam proses administrasi di tingkat DPD.
“Musancab susulan untuk Kecamatan Wanadadi dijadwalkan pada 26 Mei 2026. Target kami seluruh 20 kecamatan selesai melaksanakan konsolidasi pada bulan ini,” ujarnya.
Selain fokus pada konsolidasi organisasi, DPC PDI Perjuangan Banjarnegara juga menargetkan peningkatan perolehan kursi DPRD pada pemilu mendatang.
Usai mengalami penurunan kursi dari sembilan menjadi delapan di Pemilu 2024, partai banteng moncong putih itu menargetkan 11 kursi untuk DPRD Kabupaten Banjarnegara mendatang.
Menurut Nuryanto, optimisme tersebut didukung munculnya kader-kader muda yang dinilai memiliki potensi untuk bertarung pada pemilu mendatang.
“Kami melihat banyak energi baru dan figur muda yang siap maju pada pemilu berikutnya. Tanpa meninggalkan kader lama, kami optimistis target lebih dari sembilan kursi bisa tercapai, bahkan mudah-mudahan tembus 11 kursi,” kata dia.
(lib/ber)

