Forum Wartawan Banjarnegara Nilai Penahanan Jurnalis Indonesia oleh Israel Cederai Kebebasan Pers

Jendelaindo News
Oleh -

JENDELAINDO - Forum Wartawan Banjarnegara (FWB) menyatakan dukungan penuh terhadap sikap tegas Dewan Pers yang mengecam penangkapan sejumlah warga negara Indonesia, termasuk jurnalis, oleh militer Israel di perairan internasional saat menjalankan misi kemanusiaan menuju Gaza, Palestina.

Sikap tersebut menyusul terbitnya surat Dewan Pers Nomor: 05/P-DP/V/2026 yang mengecam tindakan penangkapan terhadap jurnalis Indonesia yang tergabung dalam misi kemanusiaan bersama Global Sumud Flotilla (GSF).

Sebelumnya, jurnalis Tempo TV Andre Prasetyo Nugroho bersama empat WNI lainnya dilaporkan ditangkap angkatan laut Israel pada Senin (18/5/2026) ketika mengikuti pelayaran misi kemanusiaan menuju Gaza.

Ketua FWB, Gunawan, menilai tindakan militer Israel terhadap jurnalis Indonesia merupakan bentuk pelanggaran serius terhadap kebebasan pers dan hukum internasional.

"Kami mengecam keras tindakan militer Israel yang menangkap rekan kami sesama jurnalis di perairan internasional saat menjalankan tugas peliputan kemanusiaan. Aktivitas jurnalistik yang dilakukan jelas dilindungi hukum internasional dan prinsip kebebasan pers,” kata Gunawan, Jumat (22/5/2026).

Menurut dia, kehadiran jurnalis Indonesia dalam misi tersebut merupakan bagian dari fungsi pers untuk menyampaikan informasi kemanusiaan kepada publik dunia terkait situasi di Gaza.

Gunawan menegaskan, penangkapan terhadap jurnalis saat menjalankan tugas peliputan tidak dapat dibenarkan dan menjadi ancaman nyata terhadap kemerdekaan pers global.

“Kebebasan pers adalah harga mati. Tindakan penangkapan paksa terhadap jurnalis yang sedang bertugas merupakan bentuk intimidasi sekaligus pelanggaran terhadap hak asasi manusia,” ujarnya.

FWB juga mendesak Pemerintah Indonesia mengambil langkah diplomatik yang lebih tegas dan terukur guna memastikan keselamatan seluruh WNI yang ditahan, termasuk para jurnalis.

Selain itu, FWB meminta Kementerian Luar Negeri segera meningkatkan tekanan diplomatik kepada pemerintah Israel agar seluruh WNI yang ditahan dapat segera dibebaskan dan dipulangkan ke Indonesia.

“Kami mendesak pemerintah untuk tidak tinggal diam dan segera mengambil langkah diplomasi yang agresif demi keselamatan rekan-rekan jurnalis dan seluruh WNI yang saat ini ditahan,” kata Gunawan.

FWB menyatakan akan terus memantau perkembangan situasi tersebut bersama sejumlah organisasi wartawan di berbagai daerah.

Mereka juga menyatakan dukungan terhadap langkah Dewan Pers dalam memberikan perlindungan kepada jurnalis Indonesia yang ditahan dalam insiden tersebut.

(ief/fer)
Tags: