BREAKING NEWS Akibat 25 Sapi Positif PMK, Pemkab Magetan Kini Lockdown 2 Kecamatan ➤ Pukesmas Plaosa Tak Izinkan Gunakan Ambulan, Pasien Malah Disuruh Berbohong ➤ Akibat Larang Wartawan Untuk Meliput, Ketua MOI Magetan Layangkan Somasi ➤ Ratusan Warga Wadasmalang Kebumen, Gelar Aksi Demo Terkait Dugaan Korupsi ➤ Lambat Terima Suplay BBM Dari PERTAMINA, Keberakatan Cantika 77 Molor Sehari ➤ Keterbatasan Listrik di Kasonaweja Berasalan Dana? ➤ PBG Dan Status Lahan Pembangunan Balai Desa Wanasari Patut Di Pertanyakan ➤ Waspada Awal Musim Kemarau, 5 Hektar Lahan di Kalteng Kebakaran ➤ Master Limbad Hadiri Acara Silaturahmi di Pemkot Tegal ➤ Usai Lebaran, Jasa Pijat Urut Laris Bockingan ➤ Banjir di Kabupaten Poso Telah Surut, Warga Diimbau Tetap Waspada ➤ Banjir Landa Tiga Kecamatan Di Purwakarta, Akses Jalan Pemukiman Warga Alami Kerusakan ➤ Kpk Tetapkan Bupati Bogor "ADE YASIN Atas Dugaan Korupsi ➤ Wow! 3 Pasangan Mesum di Kota Tegal Terjaring Satpol PP ➤ Pemkot Tegal Serahkan Bantuan Keuangan Partai Politik Tahun Anggaran 2022 ➤ Tempat Hiburan Malam di Kota Tegal Diimbau Tutup Sementara ➤ Sastrawati Kawakan Asal Tegal, "Diah Setyowati Turut Semarakan Acara Bhaksos Jendelaindo ➤ Media Jendelaindo Giat Sinergitas Kepedulian dan Berbagi Takjil Gratis di Bulan Ramadhan ➤www.jendelaindo.com - informasi akurat terpercaya

Pasutri Warga Desa Lawatan Tewas Tertabrak KA Kamandaka


Tegal, Jendelaindo - Pasangan Pasutri pengendara motor tewas di tempat usai tertabrak KA Kamandaka di perlintasan rel tanpa palang, Desa Pepedan, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal, Jumat pagi 21/8.

Korban yang tewas tertabrak bernama Dasiki (57) dan Suneti ( 51) kedua korban Pasangan suami istri yang berasal dari warga Desa Lawatan Rt 06/02 Kecamatan Dukuhturi Kabupaten Tegal.

Kedua Pasutri ini tewas di tempat setelah tertabrak KA Kamandaka jurusan Tegal-Purwokerto saat melintas rel kereta api tanpa palang pintu di Desa Pepedan Kecamatan Dukuhturi Kabupaten Tegal.

Saat hendak melintas rel dengan motor mio yang berplat B 6503.EED itu , tiba-tiba Pasutri tersambar KA Kamandaka yang sedang melaju ke arah selatan.

Kades Pepedan Kecamatan Dukuhturi Kabupaten Tegal Herry Purnawan saat di konfirmasi membenarkan kejadian Pasutri tertabrak KA Kamandaka sekitar pukul 06.45 WIB.

Kejadian bermula korban sepulang dari pasar pepedan mau ke rumahnya yang berada di Desa Lawatan Kecamatan Dukuhturi Kabupaten Tegal,korban saat itu berboncengan dengan istrinya saat itu mau melintas rel kereta api yang tanpa palang pintu itu dan tidak melihat dan mendengar ada KA kamandaka yang melintas dari arah Selatan ke utara sehingga korban tertabrak dan terpental hingga 50 meter dan korban pasutri tersebut langsung tewas di lokasi,ungkap Herry.

Herry selalu berpesan kepada semua warga yang akan melintas rel kereta api yang tanpa palang pintu supaya berhati-hati dan tengok kanan kiri dulu sebelum melintas.

Ia berharap kepada PT KAI supaya untuk segera memberi palang pintu di mana pun tempatnya perlintasan kereta api yang belum ada palang pintunya,korban tertabrak kereta api tanpa palang pintu sudah banyak apakah mau di biarkan terus perlintasan kereta api tanpa palang pintu. Mengingat kereta api sekarang lajunya sangat kencang dan hampir tidak mengindahkan tulisan semboyan 35 atau membunyikan klakson,tegas Herry.

Red/Jendelaindo
Lebih baru Lebih lama