JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Pedagang Pasar Kupu Kembali Di Swab

Tegal,Jendelaindo - Satgas tugas Covid-19 Kecamatan Dukuhturi mendampingi tim kesehatan dari Puskesmas Kupu melaksanakan Swab terhadap pedagang, Selasa (27/10).

Menurut Dandim 0712/Tegal, Letkol Inf Sutan Pandapotan Siregar, S.I.P melalui Danramil 10/Dukuhturi, Kapten Inf Radiyono bahwa Swab ini merupakan tahap ke dua dimana tahap pertama dilaksanakan tanggal 17 dan 19 Oktober lalu terhadap 36 orang pedagang.

Lebih lanjut Radiono mengatakan dari 36 orang yang di Swab tahap pertama tersebut terdapat 3 orang yang hasilnya positif. Ketiganya berinisial K (46) berdomisili di Desa Dukuhturi Kecamatan Dukuhturi namun KTP-nya Kelurahan Debong Kidul Kecamatan Tegal Selatan Kota Tegal, W (41) warga Desa Kupu Kecamatan Dukuhturi dan S (47) warga Desa Kedungsukun Kecamatan Adiwerna.
   
Kali ini, Swab yang mendapat pengamanan dari Koramil Dukuhturi dan Polri tersebut dilakukan terhadap 30 orang pedagang dan 2 orang anak dari W yang positif pada swab pertama yang berasal dari Desa Kupu. "Hasil swab kedua ini nantinya akan keluar 4-7 hari kedepan," ucap Radiyono.

Munculnya klaster baru ini membuat prihatin kita semua, diperlukan kesadaran pribadi untuk menekan angka Covid-19. "Tanpa upaya bersama, sulit untuk segera mengakhiri pandemi ini. Kami tidak mungkin mengawasi masyarakat menjalankan disiplin protokol kesehatan setiap saat," pungkas Radiyono. 

Red/ Sholeh
Lebih baru Lebih lama