JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Koramil 03/Margadana Mengamankan Pemakaman Prosedur Covid-19 Di Kelurahan Krandon

Tegal,Jendelaindo - Pemakaman jenazah dengan prosedur Covid-19 di TPU Kesambi Kelurahan Krandon Kecamatan Margadana Kota Tegal mendapat pengamanan dari Koramil 03/Sumurpanggang bersama Polri, Senin (23/11).

Menurut Danramil 03/Sumurpanggang Kapten Cba Nur Salim, hal tersebut dikarenakan adanya informasi rencana penolakan dari pihak keluarga. "Ada informasi keluarga menolak pemakaman dilaksanakan secara prosedur Covid-19, Oleh karenanya saya perintahkan 3 personil untuk mengamankan," ucapnya.

Almarhum yang berinisial S (67) merupakan Tokoh Agama masyarakat setempat, yakni sebagai pengasuh Majelis Taklim Mushola Sabilil Mutadin yang mempunyai jamaah kurang lebih ratusan orang baik warga sekitar maupun luar Kota Tegal.

Lebih lanjut Nur Salim mengatakan bahwa Almarhum masuk RSI Harapan Anda Kota Tegal pada hari Minggu (22/11) dengan keluhan sesak nafas. Dari pihak RS melaksanakan tahapan pemeriksaan dari tahap Rapid tes, Rontgen dan terakhir Swab. 

Pada hari Senin (23/11) pukul 00.30 Wib almarhum dinyatakan meninggal dunia dan hasil Swab dinyatakan positif Covid-19. 

"Babinsa yang saya perintahkan melaksanakan pengamanan,  sebelumnya saya perintahkan untuk melakukan pendekatan dan memberikan pemahaman kepada pihak keluarga almarhum," tandas Nur Salim.

Pihak keluarga dan jamaah asuhan almarhum mengerti dan memahami apa yang disampaikan oleh Babinsa dan Polri. Pemakaman berjalan lancar dengan tetap menggunakan protokol Covid-19.

Red/ Sholeh
Lebih baru Lebih lama