JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

LPLH - KLHI Kota Tasikmalaya, Pembangunan Puskesmas Belum Jelas Adanya IPAL

Kota Tasikmalaya, Jendelaindo -Pembangunan puskesmas di Kota Tasikmalaya di pertanyakan Instalasi Pembuangan Air Limbah ( IPAL ) yang masih belum jelas. 

Ketua DPD Lembaga Penyelamat Lingkungan Hidup - Kawasan Laut Hutan dan Industri ( LPLH - KLHI)  Kota Tasikmalaya Asep Devo saat di temui diruang kerjanya 25/11/20 menyampaikan, perlu diketahui, ada 8 pembangunan puskesmas TA 2020 di Kota Tasikmalaya yang masih belum ada " titik terang " terkait penyediaan IPAL. 

IPAL adalah sebuah struktur yang dirancang untuk membuang limbah biologis dan kimiawi dari air sehingga memungkinkan air tersebut dapat digunakan pada aktivitas yang lain. Ujar Asep. 

Dari 8 pembangunan puskesmas, ada 2 puskesmas yang masih belum ada IPAL nya, diantaranya puskesmas Cipedes dan puskesmas sambong. Terang Asep. 

Lanjut Asep, sesuai peraturan, pada setiap pembangunan puskesmas harus didahulukan menyiapkan IPAL sebelum dibangun. Itukan sudah jelas, didalam perencanaan ataupun RAB telah tercantum serta dilengkapi harus ada
 IPAL. 

Asep berharap, Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya harus bertanggung jawab penuh terkait hal itu. Sebab, apabila IPAL itu tidak jelas, maka akan menimbulkan dampak terhadap masyarakat banyak. 


Wartawan : Prayudi
Lebih baru Lebih lama