JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Polres Malang Bongkar Investasi Bodong Yang Mengatasnamakan Bank Mega

Malang, Jendelaindo - Dihadapan puluhan awak media, Satreskrim Polres Malang yang dipimpin langsung oleh Kapolres Malang Akbp Hendri Umar S.I.K, M.H., gelar Press Release “penipuan dan/atau penggelapan” di Lobby Polres Malang. Kamis (26/11/20).


Selain Kapolres Malang, Press Release yang di gelar pada pukul 13.00 Wib tersebut juga dihadiri oleh Kasat Reskrim Polres Malang AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo, S.I.K.,Kanit Idik satreskrim Polres Malang Iptu Roni Margas S.H., Kasubbag Humas Polres Malang Iptu Bagus Wijanarko, S.H., dan Personil Humas.


Kepada awak media, Kapolres Malang Akbp Hendri Umar S.I.K, M.H., menjelaskan bahwa Tersangka "Y A" adalah sebagai Sub Branc Manager

(SBM) pada Bank Mega Kantor Cabang Pembantu (KCP) Kyai Tamin N0. 35-41 Sukoraharjo Kec. Klojen Kota Malang dan saudara B.S dan Sdri R.S merupakan nasabah Bank Mega.


"Pelaku mengatakan kepada B.S dan R.S bahwa terdapat program deposito di bank Mega yang memberikan cashback sebesar 12-15% setiap tahun (faktanya program ini tidak ada) dan menanyakan apakah nasabah tersebut mempunyai dana yang ingin ditempatkan ke Bank Mega," beber Kapolres.


Lanjut Kapolres Malang, adapun menurut perkataan pelaku uang tersebut akan disimpan dengan perlakuan:

- Uang tersebut akan dimasukkan kedalam sistem perbankan Bank Mega sebagai simpanan deposito milik saudara B.S dan R S.

- Setiap bulannya saudara B.S dan R.S akan menerima bunga simpanan deposito tersebut.

- Uang tersebut dapat diambil sewaktu-waktu jika diperlukan oleh saudara B.S dan R.S.


"Dengan tipu muslihat tersebut selanjutnya dalam kurun waktu 27 Februari 2019 s/d Tanggal 26 Juni 2020 pelaku telah menerima uang total sebesar Rp940.000.000,00 dari saudara B.S dan R.S serta pelaku juga memberikan sebanyak 10 lembar Slip Penyetoran (Deposit Slip) Bank Mega yang dibuat sendiri oleh Pelaku," jelas Hendri Umar.


"Uang tersebut kemudian tidak dimasukkan kedalam sistem perbankan Bank Mega namun dipergunakan oleh pelaku untuk tambahan bunga simpanan kepada 22 nasabah Bank Mega lainnya di wilayah Malang Raya, yang telah dijanjikan Program Cash Back Deposito dengan modus yang sama," imbuhnya.


Tersangka berinisial Y. A (pr) adalah Mantan Branch Manager Bank Mega Malang, kristen, pekerjaan swasta, alamat Kec. Sukun Kota Malang. Sedangkan untuk TKP (Tempat Kejadian Perkara) di Kec. Dau, Kab. Malang.


Dari penangkapan tersebut Polres Malang berhasil mengamankan sejumlah barang bukti :

1. 10 lembar slip penyetoran deposit bank Mega. 

2. 57 lembar Slip Bukti Setoran BCA dengan nilai sebesar Rp 243.546.000,00 an CATHALINA.

3. 29 lembar Slip Bukti Setoran BCA dengan nilai sebesar Rp 178.425.000,00 an PETER PUTERO.

Wartawan :  Anton

Lebih baru Lebih lama