JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Bupati Rencanakan Relokasi Korban Gerakan Tanah Desa Gununglarang, Salem


Brebes,Jendelaindo -
Korban bencana gerakan tanah yang terjadi di Desa Gununglarang, Salem, 1 Januari 2021 silam direncanakan akan direlokasi. Namun demikian masih dalam kajian Tim Geologi Provinsi Jawa Tengah. 

Demikian disampaikan Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH saat mengadakan peninjauan lokasi, tanah bergerak di Gununglarang, Salem, Selasa (2/2).

"Kalau berdasarkan hasil kajian tim geologi tanah ini membahayakan, maka hunia warga akan di relokasi,"  ujar Idza. 

Dalam kesempatan tersebut, bupati juga memberikan bantuan logistik untuk masyarakat terdampak bencana.

Kepala BPBD Brebes Nushy Mansur menceritakan, Kronologi kejadian tanah bergerak, yakni akibat hujan intensitas sedang hingga tinggi 
Pada Senin (1/1) mulai pukul 14.00 hingga 19.00 WIB.

Akibatnya, terjadi gerakan tanah yang ditandai dengan retakan-retakan pada jalan beton yang merupakan 
Jalan provinsi ruas Bumiayu-Salem. Selain itu juga terjadi retakan-retakan pada rumah warga di bawah ruas jalan 
Provinsi tersebut yang berdampak pada 9 rumah terdampak.

Adapun 9 rumah warga desa Gununglarang yang terdampak yakni Rasid, 
Warso, Nursoleh, 
Muhalimin, Aripin, 
Carna Sutisna, 
Tasdik, 
Wasim, 
dan Sarkam. Mereka semua terletak di RT 01 RW 01 Desa. Gununglarang, Salem, Brebes.

Turut hadir dalam peninjauan Suami Bupati AKBP Dr Drs Warsidin MH, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Apriyanto Sudarmoko, Kepala Badan Kesbangpol Moh Sodiq, Kepala Dinas LHPS Budi Darmawan, Kepala Dinas Sosial Masfuri, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Yulia Hendrawati, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Ismu Subrata dan Kepala Dinas Perikanan Zuhdan Fanani. 

Red/Sholeh
Lebih baru Lebih lama