JENDELAINDO NEWS UPDATE // Pandangan Fraksi PAN : Pemkot Tegal Kurang Pengawasan Terhadap Perusahaan Nakal # Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Home Industry Ineks Palsu di Johar Baru # 41 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Operasi DVI Polri Berakhir # APenyidik Evaluasi Bukti dan Keterangan Saksi Kebakaran Lapas Tangerang # Sindikat Skimming ATM, Pelaku Dua Orang WNA # DPD PDIP Laporkan Hersubeno ke Polda Metro Terkait Penyebaran Hoaks Megawati Koma # Komplotan Penggelapan 40 Mobil di Depok Berhasil Diamankan # Selain Kalapas, Penyidik Juga Periksa 6 Orang Terkait Kebakaran Lapas # Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Kalapas Tangerang # Polisi Bekuk 6 Pengeroyok Sekeluarga di Bekasi, Motifnya Utang Piutang # Ayu Ting Ting Dicecar 15 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan # Polda Metro Jaya Teliti Laporan Henry Yosodiningrat Soal Kabar Hoaks Megawati Wafat # Densus 88 Antiteror Polri Dalami Informasi Teror dari Kemenlu Jepang # Swab Antigen Gratis Bagi CASN dan PPPK di Gayo Lues # Safari Ke Kota Banjar, Ridwan Kamil: Vaksinasi Disini Luar Biasa Tertinggi di Jawa Barat

Jelang Pemberlakuan Jateng di Rumah Saja, Pemkot Bagi 27.450 Paket Bantuan


Tegal,Jendelaindo
 - Menjelang pemberlakukan kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dengan Gerakan Jateng di Rumah Saja selama dua hari, Sabtu (6/2) dan Minggu (7/2), Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal membagikan 27.450 paket bantuan kepada masyarakat Kota Tegal. 

Secara simbolis, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono menyerahkan bantuan bantuan tersebut kepada lima orang perwakilan dari Kelurahan Keturen, Jum’at (5/2) di Pringgitan, Komplek Balai Kota Tegal.

Wali Kota Tegal menyampaikan bahwa bantuan tersebut diberikan untuk membantu meringankan masyarakat selama pemberlakuan Gerakan Jateng di Rumah Saja. Menurutnya bantuan ini untuk meringankan mereka yang selama dua hari tidak melakukan aktifitas kerja.

“Selain untuk membantu kerugian masyarakat, yang tadinya bisa berjualan, besok selama dua hari tidak bisa beraktivitas seperti biasa. walaupun mungkin bantuan ini dianggap belum maksimal tapi paling tidak bisa membantu meringankan masyarakat,” Ujar Dedy Yon.

Selain berharap, masyarakat Jawa Tengah, khususnya masyarakat Kota Tegal bisa mematuhi dan tinggal di rumah masing-masing selama pemberlakukan Jateng di Rumah Saja. Wali Kota juga berharap pelaksanaan ini bisa menekan penyebaran Covid-19 yang di Jawa Tengah masih relatif masih tinggi.

Kepala Dinas Sosial Kota Tegal, Bajari melalui Sekretaris Dinas Sosial Kota Tegal Siti Cahyani menyampaikan bahwa 27.450 paket tersebut disalurkan ke seluruh kelurahan di Kota Tegal, Jum’at (5/2) yang terdiri dari, kecamatan Margadana 6007 paket, Kecamatan Tegal Timur 7833 paket , Kecamatan Tegal Barat 7071 paket dan Kecamatan Tegal Selatan 6539 paket.

Menurutnya, data yang digunakan saat ini sama dengan data yang dipakai dalam pembagian bantuan sembako terakhir di tahun 2020 lalu. Dikatakan Siti, jika ada perubahan di lapangan, misalkan ada yang sudah meninggal, selama masih ada ahli waris dan masih satu Kartu Keluarga, akan tetap disampaikan kepada keluarganya. 

Satu paket bantuan terdiri dari beras 5 kg dan 5 bungkus mie instan senilai Rp. 72.000,-. Setiap paket sembako diselipkan flyer/pamflet ajakan untuk mematuhi Gerakan Jateng di Rumah Saja. Selain melibatkan 460 pendamping dalam penyaluran bantuan tersebut, pihak Dinsos juga melibatkan Babinsa, Babinkamtibmas, Linmas, RT dan RW. 

Red/Sholeh
Lebih baru Lebih lama